JURNALSUKABUMI.COM – Permainan kelereng di kalangan masyarakat desa, khususnya di Kampung Cijati Babakan RW. 07, Desa Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, masih sangat diminati karena permainan ini selain memiliki tantangan juga sangat seru untuk memenangkan pertandingan antarlawan main.
Kepala Dusun Cijati Desa Cicantayan, Lili Solehudin mengatakan, permainan kelereng merupakan permainan favorit bagi anak desa di sini. Seperti saat ini saja bisa terlihat, belasan anak saat memasuki libur akhir pekan disibukan dengan bermain kelereng, Sabtu (30/10/2021).
“Ya, alhamdulilah. Selain cara bermainnya sederhana, tapi memiliki keseruan yang bisa mengurangi penggunaa gadget utamnya,” katanya.
Lili mengaku, permainan tradisional kelereng ini sering dimainkan para anak dari usia 6 sampai 13 tahun ada juga remaja usia 17 tahun di sini. Biasanya, mereka bermain kelereng dimulai pada saat memasuki libur akhir pekan seperti hari Sabtu menjelang siang, kemudian dilanjut sore harinya.
“Iya anak-anak disini saat menjelang libur akhir pekan sering kedapatan bermain kelereng. Dari mulai pukul 10.00 WIB hingga siang hari pukul 12.00 WIB,” terangnya.
Sambung Lili, dirinya mendukung penuh jika permainan tradisional ini masih tetap ada di sini. Manfaat lainnya, juga meminimalisir penggunaan gedget pada anak.
“Di masa Pandemi Covid-19 dan memasukin level 3 ini anak-anak di sini kini kembali mulai memaikan permainan kelereng. Ya, harapan bisa mengurangi penggunaan gedget,” tutup Lili.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












