JURNALSUKABUMI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, monitoring langsung sejumlah lokasi sekolah penerima bantuan rehab ruang kelas yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021, Kamis (28/10/2021).
Monitoring dipimpin langsung Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Kabupaten Sukabumi, M. Adib Adam didampingi Kasubsi Perdata Datun, Imam Lahaya.
Kunjungan kali ini dilakukan wilayah Sukabumi perbatasan Cianjur. Pertama, di SDN Gedurahayu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, dilanjut ke lokasi kedua yakni di SDN 1 Selaawi, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja. Lalu, ketiga SDN 4 Sukaraja dan terakhir ke SDN Mandalasari, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes.
“Monitoring ini bertujuan agar penggunaan anggaran di lapangan dilakukan secara transparan dan tepat sasara dalam melaksanakan kegiatan,” ujar Adib kepada jurnalsukabumi.com.
Tidak hanya kejaksaan kata dia, monitoring langsung ke lapangan ini pun digelar bersama Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Konsultan Pengawas dari CV DH Cipta dan pihak ketiga yang mengerjakan.
“Hasil peninjauan dari 4 lokasi tersebut pekerjaan dinilai bagus. Dan belum ditemukan ada persoalan yang menyimpang jauh.
Di tempat yang sama, PKK Kegiatan Disdik Kabupaten Sukabumi, Zetta Nusantara Putra mengucapakan terima kasih kepada kejaksaan yang telah memonitoring pekerjaan langsung ke lapangan. Dan dalam pelaksanaan giat hari ini juga dihadiri langsung pengawas berikut pelaksana kegiatan.
“Hari ini alhamdulilah kita bisa monitoring langsung bareng kejaksaan. Karena, memang kita sudah kerjasama dengan kejaksaan untuk pendampingan beberapa paket pekerjaan terutama yang dari DAK,” sambungnya.
Satu diantaranya DAK di SDN Gedurahayu ini. Monitoring ini dilakukan agar kejaksaan bisa langsung mengecek realisasi program agar pas sesuai aturan. Bahkan, dengan hadirnya pengawas dan pelaksana, mereka pun langsung akan mendengar apa saja hasil dari penilaian kejaksaan.
“Ini merupakan kegiatan bantuan rehabilitasi ruang kelas bagi sekolah dasar. Bantuan DAK Pusat ini terdapat 170 paket kontruksi di Kabupaten Sukabumi dan semua sudah selesai. Namun, ada satu atau dua lokasi yang dikerjakan di akhir karena kontraknya terakhir. Hasilnya, ini masih dalam pemeliharaan dan itu semua sudah selesai,” paparnya.
Sementara itu, Konsultan Pengawas, Dedi Sudrajat mengaku, semua pekerjaan yang diawasi sudah sesuai gambar bestek. Alias, pelaksanaan berjalan dengan lancar. Termasuk, target kontrak pekerjaan yang dilaksanakan sudah sesuai waktu yang ditentukan.
“Ya, selama ini semua pekerjaan sudah sesuai bestek atau peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek,” ucapnya.
Hanya saja tadi di satu lokasi ada sedikit masukan mengenai cat. Namun, untuk kontruksi semua dinyatakan aman. “Mengenai warna cat yang sedikit berbeda itu dikarenakan penggunaanya masih baru. Dari 16 sekolah yang jadi tugas kami, semuanya aman,” singkatnya.
Redaktur: Ujang Herlan












