Wabup Paparkan Strategi Inovasi Sanitasi dalam Ajang STBM Award 2021

Rabu, 22 September 2021 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, memaparkan langkah – langkah strategis percepatan dan keberlanjutan untuk menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan. Presentasi wabup disampaikan dihadapan tim penilai dari pusat dan provinsi secara virtual. Kegiatan penilaian sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Award 2021, berlangsung di Pendopo Sukabumi, Selasa (21/9/21).

” Bahkan dalam peningkatan lingkungan yang kondusif, kami memiliki Instruksi Bupati tentang percepatan ODF, surat edaran pelaksanaan STBM, hingga surat keputusan tentang Satgas ODF,” ujarnya.

Pemkab Sukabumi ujarnya, telah menciptakan berbagai inovasi untuk memenuhi kebutuhan dasar sanitasi. Produk yang dihasilkan dinamakan sanitasi punya jamban keluarga sehat (Sapujagat), sanitasi mengatasi stanting (SMS), sanitasi mengatasi korona (SMK). Berkat sampah dari masyarakat (Bersama), STBM masuk sekolah dan agen perubahan lingkungan masyarakat Sukalarang (Apel Malang).

Iyos menjelaskan kepada tim penilai, bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi, memiliki strategi percepatan dan keberlanjutan ODF di tahun 2021. Strategi tersebut meliputi desa ODF, pembentukan Satgas ODF, hingga keberlanjutan STBM yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sukabumi 2021-2026.

Ada juga gerakan sanitasi total sa – Sukabumi (Gesit Sabumi) yang dipelopori Hakli. Selain itu, Pemkab Sukabumi melibatkan peran serta pihak swasta dalam pembangunan sanitasi, melalui CSR perusahaan.

Terobosan lainnya lanjut dia, ada lelang kebaikan yang melibatkan berbagai unsur untuk meningkatkan cakupan kepemilikan jamban masyarakat. Baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan atau desa.

Iyos mengingatkan, bahwa pembangunan sanitasi tidak hanya mengenai sarana dan prasarana saja. Namun, menyangkut perilaku masyarakat sehari-hari.
Strategi yang dibuat harus meliputi pemberdayaan masyarakat secara langsung. Salahsatu hasil nyata yang bisa menjadi penunjang kegiatan adalah dibangunnya 23.485 jamban,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, wabup menghaturkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah membantu memfasilitasi dari mulai tahap persiapan sampai pelaksanaan kegiatan. Sehingga, Kabupaten Sukabumi bisa mengikuti STBM Award 2021 tingkat nasional.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu
Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional
Jelang Musda MUI 2026, Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya Serukan Ukhuwah Islamiyah
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:22 WIB

Kadiskominfosan: SMSI Sukabumi Raya Diharapkan Jadi Motor Penggerak Media Siber Profesional

Berita Terbaru