Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan ODF Pemkab Sukabumi Dinilai Tim Tingkat Provinsi dan Nasional

Selasa, 21 September 2021 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali dinilai terkait warga bebas dari Open Defaction Free (ODF) atau buang air besar sembarangan dan sanitasi total berbasis masyarakat. Acara tersebut dilaksanakan secara Virtual Zoom di Gedung Aula Pendopo jalan A Yani Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Selasa (21/09/2021).

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, mengatakan kegiatan penilaian dari tingkat Provinsi Jawa Barat dan Nasional terkait dengan rencana tindak lanjut tentang ODF. Lantaran Sukabumi Kabupaten Sukabumi salah satu yang sudah ODF di samping Bandung Barat dan Subang.

“Hari ini Pemkab Sukabumi dinilai dari sisi bagaimana srateginya dan inovasi yang akan dibangun ketika ke depan, yang paling penting kami sudah menyiapkan aspirasi hukumnya atau payung hukum yang kuat di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Dekat (RPJMD),” kata Iyos kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara.

Selain itu, sambung dia, status ODF ini harus berkelanjutan dan dipertahankan.  Dan yang paling penting, juga bagaimana meningkatkan sanitasi atau jamban yang layak menjadi sanitasi aman yang akan menjadi perhatian Kepala Dinas Kesehatan sebagai leading sektor untuk bersama-sama bergerak perangkat daerah yang lain termasuk Hakli, Satgas, FKSS dan Wirausaha melakukan kolaboraai pentaholik.

Sementara itu Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Hidup Indonesia (Hakli) Kabupaten Sukabumi, Ujang Soleh Suryaman, menambahkan Hakli dari awal sudah terlibat dan dilibatkan dalam program ODF ini.

“Hakli dilibatakan dan bergerak di bidang promotif dan preventif, ada beberapa inovasi yang Hakli gulirkan yakni Gerkan Sanitasi Total Sasukabumi (Gesit Sabumi), kenapa ada totalnya karena kami berkeyakinan untuk merubah perilaku ini perlu adanya gerakan yang menyeluruh tidak hanya parsial, “katanya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru