Kisah Pilu Sandi Warga Cikidang: Tangan Diamputasi karena Kecelakaan Kerja, Kini Sulit Hidupi Keluarga

Rabu, 14 Juli 2021 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tak pernah terbayangkan dari benak Sandi Salman (26) akan menghadapi cobaan terbesar dalam hidupnya. Ayah dari dua anak asal Cikidang, Kabupaten Sukabumi itu kini hidup dalam keterbatasan ekonomi setelah kehilangan kedua tangan karena kecelakaan kerja.

Sandi Salman tinggal di rumah mertuanya di Kampung Pangkalan RT 1 RW 1, Desa pangkalan, Kecamatan Cikidang. Ia memiliki seorang istri bernama Risma Rosdiana (23), serta dua orang anak, Ameliya Junia Sadinda (6), dan Dastan Alparizki (1).

“Sekitar delapan bulan yang lalu saya bersama teman saya sedang bekerja buruh bangunan dengan memasang baja ringan, saat itu teman saya melakukan hal yang tidak disengaja dengan menarik kabel listrik dan kabal itu menyangkut di baja ringan yang sedang dipegang oleh saya saat itu juga saya gelap, lemas dan tak bisa apa-apa,”kata Sandi saat ditemui dikediamannya, Rabu (14/7/2021).

Akibat kecelakaan yang terjadi 28 Juli 2020 lalu tersebut kedua tangan Sandi harus diamputasi. Kondisi luka karena kecelakaan kerja sangat parah.

Sandi hanya bisa menerima kenyataan dengan pasrah dan ikhlas. Musibah ini membuat Sandi kesulitan mencari nafkah untuk menghidupi anak dan istrinya.

“Dengan kondisi saya saat ini tidak bisa apa-apa makan dan minum itupun disuapi oleh istri. Kebutuhan sehari-hari untuk saya, istri dan kedua anak saya, hanya dari mertua sebagai tukang ojek pangkalan yang penghasilannya tidak tentu. Besar harapan saya hanya bisa berharap dari Allah SWT ada orang yang peduli terhadap saya,”tambahnya.

Di tempat terpisah Kepala Desa Pangkalan, Usep Saepulrohman, sudah mengetahui keberadaan warganya yang beberapa bulan lalu mengalami kecelakaan kerja itu. Saat kecelakaan terjadi, pihaknya membantu mengurus data pribadi Sandi untuk keperluan administrasi di rumah sakit.

“Karena saat itu harus dilakukan tindakan operasi terhadap kedua tangan dan kakinya,” ungkap usep Saepulrohman Kepala Desa Pangkalan kepada jurnalsukabumi.com.

Usep menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan RT dan RW untuk mengatasi kesulitan Sandi. Ia berharap ada solusi untuk memperbaiki ekonomi Sandi dan keluarga.

“Saya malam ini akan koordinasi bersama ketua RW dan RT setempat,”kata Usep.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru