Soal DAK Dinkes Kabupaten Sukabumi, Kejaksaan: Jika Ada Indikasi Tipikor Laporkan!

Jumat, 11 Juni 2021 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, akan melakukan pengawasan ekstra mengenai bantuan yang bakal diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) tahun 2021 ini.

Pasalnya, bantuan pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) cukup fantastis hingga mencapai puluhan miliar.

“Ya betul, untuk anggaran tersebut mencapai Rp29 miliar. Kami akan melaksanakan tugas dan fungsi yang diberikan oleh undang-undang terhadap laporan ataupun masukan dari masyarakat,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi, Aditia Sulaeman kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (11/06/2021).

Tak hanya soal Dinkes, lembaga adhiyaksa itu pun mengaku sejak awal sudah melakukan pengawasan terhadap seluruh kegiatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah kritis dalam menanggapi isu-isu tentang kegiatan pemerintah. Termasuk soal Dinkes yang merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan sudah sepatutnya diawasi,” tegas Aditia.

Bantuan DAK tersebut dialokasikan bagi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi sudah pasti pengawasan dari awal yaitu lelang sampai dengan hasil akhir bakal dipelototi.

“Tak hanya kejaksaan, masyarakat juga diminta terus kritis dan memantau. Jika ada informasi terkait adanya permasalahan ataupun indikasi tindak pidana korupsi harap segera lapor,” imbuhnya.

Di beritakan sebelumnya, Pemerintah Daerah dipastikan akan mendapatkan bantuan dana dari pemerintah yang bersumber dari APBN yakni DAK tahun ini.

Satu di antaranya, bantuan yang digelontorkan melalui Dinkes Kabupaten Sukabumi itu berupa projek pembangunan di beberapa puskesmas.

“Lihat saja, informasinya di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sukabumi. Dinkes tahun ini kurang lebih bakal menyerap anggaran mencapai puluhan miliar,” ujar Direktur Lembaga Analisa Kebijakan dan Transparansi Anggaran Kabupaten Sukabumi (Latas), Fery Permana.

Menurutnya, kendati saat ini masih dalam tahap lelang. Akan tetapi pihak Kejari Kabupaten Sukabumi khususnya, didesak pelototi anggaran yang terbilang tak sedikit itu.

“Guna terwujudnya realisasi program yang diharapkan. Kami mendesak kejaksaan juga turun dan mengawasi proses tersebut,” tegas Fery.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Berita Terbaru