Harga Kacang Kedelai Masih Tinggi, Diskopdagrin Kota Sukabumi: Ini Skala Nasional

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, memastikan stok kacang kedelai aman meski harga masih tinggi.

Menurutnya, kenaikan harga kacang kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu itu sulit dipungkiri karena berskala nasional.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Diskopdagrin Jawa Barat, bahwa stok kacang kedelai itu ada bukan berarti tidak ada,” ujar Kepala Diskopdagrin Kota Sukabumi Ayi Jamiat Rabu (10/06/2021).

Alternatif lainnya, dalam menyikapi persoalan harga tersebut ke depannya di setiap daerah harus ada petani yang langsung menanam kedelai. Dan memang persoalan ini sudah dirasakan bukan kali ini saja.

“Kalau di pembeli tidak terlalu mempermasalahkan ya. Namun, justru yang sangat dikhawatirkan itu kacang kedelainya yang tidak ada,” jelasnya.

Ayi menegaskan, terkait dengan naiknya harga kacang kedelai itu skala nasional yang tidak bisa diintervensi, dengan fluktuasi harga, inflasi dan sebagainya. Diskopdagrin hanya memastikan bahan pokok penting itu ketersediaannya ada sedangkan untuk harga ada Tim Inflasi Daerah (TIFD) guna mengendalikan harga misalanya dengan melakukan operasi pasar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kopti Kota Sukabumi intinya dengan menaikkan harga jual tempe tahu silahkan saja untuk menyesuaikan dengan kebutuhan. Kalau harga kacang kedelai mahal tidak mungkin tidak dinaikkan harganya dan Kopti tidak sembarangan menaikkan harga sudah mengkajinya,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru