Gaji Rp 55 Ribu, Buruh Pabrik Kwetiau di Cicurug Sukabumi Dipekerjakan Lebih dari 8 Jam

Selasa, 8 Juni 2021 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Buruh yang bekerja di pabrik kwetiau yang beralamat di Kampung Pasir Pacar RT 03/02, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan jam kerja yang lebih dari 8 jam.

Salah satu buruh yang enggan menyebutkan nama menerangkan, jam kerja yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, ia hanya mendapatkan upah sebesar Rp 55 ribu.

Upah sebesar itu dirasakannya tidak sebanding dengan lama jam ia bekerja di pabrik tersebut.

“Saya dibayar satu minggu sekali oleh pabrik ini. Saya tau diaturannya bekerja itu tidak lebih dari 8 jam, mana tidak lemburan,” terangnya kepada Jurnalsukabumi.com, Selasa (8/6/2021).

Selain itu, para buruh yang bekerja di pabrik tersebut tidak diberikan tunjangan kesehatan seperti BPJS atau Jamsostek. Ia membantah jika pihak manajemen pabrik tersebut menawarinya tunjangan itu.

“Tidak ada tunjangan apapun disini. Bohong perusahaan kalau menawari kami tunjangan,” terangnya.

Owner Perusahaan Kwetiau, Walysa Wanda Winarta membenarkan pihaknya mempekerjakan buruh tersebut dengan upah sebesar itu. Ia juga menerangkan bahwa para buruh tersebut sudah ditawari untuk mengikuti tunjangan kesehatan namun ditolak.

“Kita bayarkan upahnya seminggu sekali. Di sini ada 12 orang per shifnya, karena kapasitas mesin kita. Jadi kapasitas 1 mesin itu 12 orang,” ungkapnya.

Reporter: Syahrul | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777