Kementan Gulirkan Program Upsus Sikomandan di Kabupaten Sukabumi

Jumat, 7 Mei 2021 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kementerian Pertanian menggulirkan program Upaya Khusus Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (UPSUS SIKOMANDAN) di Kabupaten Sukabumi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan populasi hewan ternak.

Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Deulis Linda, mengatakan program ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan konsumsi daging.  Kabupaten Sukabumi sendiri baru dapat memenuhi kebutuhan daging sapi sekitar 30 persen.

Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan, daging sapi dan kerbau masih dipasok dari luar Jawa Barat dan import.

“Salah satu langkahnya yaitu melalui optimalisasi pelaksanaan inseminasi buatan (IB) pada ternak sapi dengan target 4.000 ekor di tahun 2021,” kata Deulis kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (7/5/21).

Selain IB, sambung Deulis,  Kabupaten Sukabumi juga bekerjasama dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang melaksanakan program transfer embrio (TE). “TE, yaitu teknik memasukan embrio ke dalam alat reproduksi ternak betina sehat (resipien) dengan alat tertentu bertujuan sapi bunting,” ucapnya.

Pelaksanaan TE tidak hanya meningkatkan populasi ternak, tapi juga untuk menghasilkan bibit berkualitas. Embrio dikembangkan dari induk sapi yang telah terseleksi di BET dan pejantan dari luar yang berkualitas.

“Pelaksanaan  TE di Kabupaten Sukabumi telah dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2020  dan bulan Mei ini telah lahir 3 ekor ternak hasil TE,” ujarnya

Pemkab Sukabumi juga tengah mengujicoba program twining. Yaitu program anak kembar yang satu hasil IB  dan yang satu hasil TE dan berhasil pada satu ekor ternak. Kedepannya program twining ini akan digalakan.

“Keuntungan program twining ini selain mempercepat peningkatan populasi juga meningkatkan kesejahteraan peternak sapi karena dalam satu kelahiran menghasilkan dua ekor anak, yang biasanya hanya satu ekor. Semoga dengan adanya beberapa program tersebut dapat meningkatkan ketersedian produksi daging sapi dalam daerah,” bebernya

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terbaru