Sejumlah Warga Cikole Kota Sukabumi Keluhkan Penyakit ‘Misterius’

Sabtu, 10 April 2021 - 09:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi mengeluhkan penyakit ‘misterius’. Dinas Kesehatan Kota Sukabumi segera turun untuk melakukan pemeriksaan.

Dari informasi yang di himpun Jurnalsukabumi.com, warga yang sakit mengalami gejala sakit linu tulang persendian, demam, dan pusing. Rata-rata warga mengalami penyakit ini secara bersamaan.

Seperti yang dialami Heru, warga Cimanggah RT 03 RW 02, Kelurahan Cikole. Beberapa hari kebelakang Heru mengalami sakit dengan gejala tersebut bahkan hingga kakinya sulit digerakan.

“Setelah datang ke dokter untuk berobat, dokter menyatakan bahwa sakit yang di derita hanyalah panas biasa,” ucap Heru kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (9/4/2021).

Heru agak tidak percaya dengan hasil pemeriksaan dokter karena gejala yang Ia derita beda dari sakit panas biasa. Namun Ia bersyukur kondisinya kini terus membaik.

Ia mengatakan, gejala sakit yang sama juga dialami anggota keluarga dan sejumlah tetangganya.

“Tetangga juga banyak yang ngalamin sakit gini, tapi waktunya berbeda-beda. Sekarang sudah ada yang sembuh, ada juga yang masih sakit,” tutur Heru.

“Ibu saya juga terserang penyakit itu. Saat ini ibu masih dalam pengobatan,” tuturnya.

Sementara, Entang warga Kelurahan Subangjaya, mengaku sempat mengalami sakit dengan gejala serupa. Bahkan lebih parah, sakit yang dialami Entang disertai gejala muntah dan diare.

“Gejalanya mual dan diare tapi disertai nyeri tulang,”katanya.

Entang juga mengatakan bahwa gejala serupa dialami sejumlah tetangga.

“Saya tahu itu karena kebetulan berprofesi sebagai tukang pijat panggilan. Jadi di sela mijat kadang-kadang sambil ngobrol-ngobrol. Rata-rata tetangga saya sakitnya seperti yang saya rasakan yaitu nyeri tulang,”tandasnya.

Di konfirmasi terpisah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan saat ini Dinkes belum mendapat laporan terkait permasalahan ini.

“Tim P2P akan segera mengkroscek ke lapangan,” kata Lulis.

Lulis belum bisa memastikan penyakit apa yang diidap banyak warga itu. Pihaknya akan memastikan terlebih dahulu dengan melakukan pemeriksaan.

“Banyak kemungkinannya, untuk memastikan kita akan mengecek terlebih dahulu agar jelas,” singkat Lulis.

Reporter: Azis R | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru