JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi mengeluhkan penyakit ‘misterius’. Dinas Kesehatan Kota Sukabumi segera turun untuk melakukan pemeriksaan.
Dari informasi yang di himpun Jurnalsukabumi.com, warga yang sakit mengalami gejala sakit linu tulang persendian, demam, dan pusing. Rata-rata warga mengalami penyakit ini secara bersamaan.
Seperti yang dialami Heru, warga Cimanggah RT 03 RW 02, Kelurahan Cikole. Beberapa hari kebelakang Heru mengalami sakit dengan gejala tersebut bahkan hingga kakinya sulit digerakan.
“Setelah datang ke dokter untuk berobat, dokter menyatakan bahwa sakit yang di derita hanyalah panas biasa,” ucap Heru kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (9/4/2021).
Heru agak tidak percaya dengan hasil pemeriksaan dokter karena gejala yang Ia derita beda dari sakit panas biasa. Namun Ia bersyukur kondisinya kini terus membaik.
Ia mengatakan, gejala sakit yang sama juga dialami anggota keluarga dan sejumlah tetangganya.
“Tetangga juga banyak yang ngalamin sakit gini, tapi waktunya berbeda-beda. Sekarang sudah ada yang sembuh, ada juga yang masih sakit,” tutur Heru.
“Ibu saya juga terserang penyakit itu. Saat ini ibu masih dalam pengobatan,” tuturnya.
Sementara, Entang warga Kelurahan Subangjaya, mengaku sempat mengalami sakit dengan gejala serupa. Bahkan lebih parah, sakit yang dialami Entang disertai gejala muntah dan diare.
“Gejalanya mual dan diare tapi disertai nyeri tulang,”katanya.
Entang juga mengatakan bahwa gejala serupa dialami sejumlah tetangga.
“Saya tahu itu karena kebetulan berprofesi sebagai tukang pijat panggilan. Jadi di sela mijat kadang-kadang sambil ngobrol-ngobrol. Rata-rata tetangga saya sakitnya seperti yang saya rasakan yaitu nyeri tulang,”tandasnya.
Di konfirmasi terpisah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan saat ini Dinkes belum mendapat laporan terkait permasalahan ini.
“Tim P2P akan segera mengkroscek ke lapangan,” kata Lulis.
Lulis belum bisa memastikan penyakit apa yang diidap banyak warga itu. Pihaknya akan memastikan terlebih dahulu dengan melakukan pemeriksaan.
“Banyak kemungkinannya, untuk memastikan kita akan mengecek terlebih dahulu agar jelas,” singkat Lulis.
Reporter: Azis R | Redaktur: Mohammad Noor












