JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Sukabumi menggelar pembinaan kepada warga di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, untuk membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana).
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Agung Koswara mengatakan, kegiatan ini merupakan rakaian dari program penguatan kapasitas kawasan untuk kesiapsiagaan dan pencegahan menghadapai bencana.
“Desa ini dijadikan Destana karena berdasarkan peta rawan bencana ternyata desa ini terdampak bila terjadi bencana, kemudian setelah mencari iniformasi di desa ini belum terbentuk destana,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (6/4/2021).
Agung menjelaskan, melalui program Destana ini ia ingin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penanggulangan bencana. Tidak hanya itu, ia juga memberikan arahan langkah apa yang harus dilakukan bila terjadi bencana.

“Jadi kita memberikan bekal untuk menyikapi bencana, seperti bencana itu apa? Kemudian sebelum terjadi bencana harus seperti apa? Saat bencana harus seperti apa? Kemudian setelah bencana harus melakukan apa?” tuturnya.
Untuk Desa Girijaya sendiri bencana yang berpotensi tinggi terjadi adalah gunung meletus dan longsor. Sehingga Agung juga memberikan pengertian bagaimana cara menyusun pemetaan wilayah daerah.

“Girijaya itu perbatasan langsung dengan Gunung Salak, sementara kita sudah punya renkon literasi gunung berapi, dihasil renkon itu Girijaya adalah kawasan yang terdampak jika terjadinya bencana maka ini sangat diperlukan,” terangnya.
Reporter: Sahrul | Redaktur: FK Robbi












