Jelang Penilaian UNESCO, Geopark Ciletuh Berbenah

Jumat, 19 Maret 2021 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penghargaan UNESCO kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap keberadaan Geopark Ciletuh Sukabumi pada April 12018 silang, yang memiliki potensi besar karena keanekaragaman wisata alamnya.

Ketua Harian Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) Dodi Somantri mengatakan,
Tahun 2021 ini, menginjak tahun ke-4, UNESCO akan memvalidasi kembali status Geopark Ciletuh untuk menilai sejauh mana progres dari pengembangan kawasan tersebut. Sejumlah event telah disiapkan oleh Dinas Provinsi Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat.

“Geopark Ciletuh memiliki kombinasi antara pemandangan indah, gunung, air terjun, ladang dan sungai melengkapi pesona alamnya yang dapat menarik minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, ketertarikan wisatawan ke kawasan ini masih cukup rendah,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com

Menurut Dodi, pihaknya terus menggenjot dengan mendongkrak wisatawan bahkan penelitian untuk menentukan preferensi dan faktor-faktor ketertarikan wisatawan mengunjungi Geopark Ciletuh dengan nalisis Ssegmenting, targeting, positioning dan poduct, place, promotion, oricing, people, programming, partnership, and physical evidence.

“Kami bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk penelitian geopark ciletuh ini, yang paling penting adalah bagaimana bisa meraih kembali,” katanya (ADV).

 

 

Berita Terkait

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Berita Terbaru