JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi didorong untuk terus membuat inovasi demi meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat Kota Sukabumi.
Salah satunya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan proposal inovasi, pelayanan publik tahun 2021 di Balai Kota Sukabumi, Rabu (17/02/21).
Dalam Bimtek tersebut dihadiri Asda III Bidang Administrasi Iskandar, Kabag Organisasi Setda Kota Sukabumi Ida Halimah, dan narasumber Direktur The Jabar Ekspres Institute of Pro Otonomi Suhendrik.
”Menyadari benar saat ini pemerintah pusat dan provinsi kota dan kabupaten diharapkan melahirkan inovasi layanan publik lebih baik di bandingkan sebelumnya,” kata Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada wartawan.
Sehingga lanjut dia, sebuah proses reformasi birokrasi penting karena jangan sampai birokrasi menghambat kebutuhan masyarakat. Oleh karenanya perlu penataan pemerintahan dan kelembagaan termasuk perlu penataan sumber daya manusia menjadi lebih baik dalam konteks pelayanan kepada masyarakat.
Di mana kata Fahmi, pemerintah telah melaksanakan perjanjain kinerja kepada pejabat eselon yang bertujuan untuk mendukung penuh pelaksanaan program visi misi tertuang dalam RPJMD Kota Sukabumi. Bukan hanya eselon dua yang lainnya juga sama ke pejabat eselon tiga dan lainnya dalam rangka siap siaga dalam pelayanan terbaik kepada warga.
”Dalam kerangka perjanjan kinerja yang diminta adalah bagaiman para pimpinan SKPD dalam percepatan pembangunan menggulirkan one agency one inovation atau satu lembaga harus memiliki satu inovasi,” kata dia.
Menurut Fahmi, sejak 2017 hingga 2020 Pemkot Sukabumi mendapatkan banyak penghargaan terkait inovadi pelayanan publik mulai inovasi Cetek di RSUD Al Mulk. Terakhir di 2020 di masa pandemi banyak penghargaan diraih membuktikan masih mampu memberikan sumbangsih inovasi dalam pelayanan publik. Misalnya inovasi Homecare masuk top 45 inovasi pelayanan publik tingkat nasional.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan












