JURNALSUKABUMI.COM – Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) menargetkan Open Defecation Free (ODF) dan Stunting bisa mencapai maksimal 100 persen dengan merata hingga pelosok daerah.
Upaya organisasi besutan Hj. Yani Jatnika Marwan itu pun terus di gulirkan ke berbagai wilayah pedesaan. Seperti dalam kegiatan sosialisasi ODF dan Stunting di wilayah perbatasan Sukabumi – Cianjur tepatnya di Kecamatan Cidadap, Sabtu (23/01/2021).
“Hari ini kita terus lakukan sosialisasi. Dan langkah ini merupakan persiapan menjelang penilaian Kota/Kabupaten Sehat tahun 2021,” ujar Ketua FSKSS Hj. Yani Jatnika Marwan saat dihubungi jurnalsukabumi.com.
Secara realisasinya kata Istri orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami itu menjelaskan, perlu ada komitmen bersama dalam menuntaskan ODF atau mengentikan kebiasaan buang air besar sembarangan.
“Terpenting, sinergitas masyarakat, pemerintah, dan swasta tetap terjalin. Sebab, tiga komponen ini dapat membantu penilaian nanti,” jelasnya.
Ketua FSKSS yang sudah menjabat dua periode ini menghimbau, sosialisasi ODF ini bisa mengubah dan meminimalisir perilaku buang air besar sembarangan.
“Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini,” lanjut Hj. Yani.
Sementara mengenai sosialisasi Stunting diharapkan mampu menekan angka kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Stunting memiliki banyak dampak buruk untuk anak. Untuk itu, pola hidup sehat serta upaya meminimalisir perilaku buang air besar sembarangan terus kami tekankan,” tandasnya
Reporter: Cr1 | Redaktur: Ujang Herlan












