Kabupaten Sukabumi Masuk Daftar PSBB dan Kota Sukabumi AKB di Jabar

Senin, 11 Januari 2021 - 06:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Gubernur Jawa Barat memutuskan untuk menerapkan kebijakan PSBB Proporsional kepada 20 kota/kabupaten pada 11 sampai 25 Januari 2021 mendatang

Hal tersebut implementasi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. Dengan surat keputusan bernomor 10 dan 11 yang berisikan tentang daftar daerah mana yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional dan daerah yang melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 443/Kep.10-Hukham/2021, ada 20 daerah yang menerapkan PSBB Proporsional yakni.

1. Kabupaten Bogor
2. Kota Bogor
3. Kota Depok
4. Kabupaten Bekasi
5. Kota Bekasi
6. Kota Bandung
7. Kota Cimahi
8. Kabupaten Bandung
9. Kabupaten Bandung Barat
10. Kabupaten Subang
11. Kabupaten Sumedang
12. Kabuapten Majalengka
13. Kabupaten Kuningan
14. Kabupaten Cirebon
15. Kabupaten Garut
16. Kota Tasikmalaya
17. Kota Banjar
18. Kabupaten Ciamis
19. Kabupaten Karawang
20. Kabupaten Sukabumi

Sementara dalam Surat Keputusan Nomor 443/Kep.10-Hukham/2021 tertulis ada 7 daerah di Jawa Barat yang menerapkan AKB yakni.

1. Kota Cirebon
2. Kabupaten Indramayu
3. Kota Sukabumi
4. Kabupaten Purwakarta
5. Kabupaten Cianjur
6. Kabupaten Tasikmalaya
7. Kabupaten Pangandaran

Mengenai teknis atau standarisasi dalam penerapan PSBB proporsional, seperti persentase work from home maupun kegiatan-kegiatan di tempat umum akan ditentukan oleh daerah masing-masing dengan tetap mengacu kepada Instruksi Mendagri.

“Terkait apa-apa yang menjadi standar dalam pelaksanaan PSBB Proporsional tentu bisa ditanya ke daerah masing-masing, berapa persen yang bekerja di rumah, di restoran, dan fasilitas umum lainnya,” ungkap Ridwan Kamil.

Reporter: CR3 || Redaktur: FK Robbi

 

Berita Terkait

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan
Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit
Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:07 WIB

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Truk Box Bermuatan Pupuk Terguling di Palabuhanratu, Sopir Terjepit

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Berita Terbaru