Agrowisata Taman Gunung Wayang Kalapanunggal Gudangnya Buah-buahan

Sabtu, 28 November 2020 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Usaha Milik Desa (Pemdes) Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, memfokuskan perencanaan objek agrowisata buah dengan pemandangan langsung pegunungan.

Terobosan baru ini dinamai Agrowisata Taman Gunung Wayang dan kini masih tahap penataan dengan tujuan bisa membantu perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa.

Ketua Bumdes Gunungendut, Bayu Rahmat mengatakan, saat ini terus berupaya membangun ekonomi kreatif warga, salah satunya agrowisata buah. Agrowisata buah tersebut bekerjasama di lahan PTPN atau Perkebunan Nusantara VIII.

“Kami optimis, berkat kerjasama dan dukungan semua pihak khususnya PTPN dan pemerintah desa, agrowisata buah ini akan semakin tersohor nantinya dan bisa menjadi nilai plus berbagai pihak,” ujar Bayu kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (28/11/2020).

Di lokasi ini nantinya, masyarakat dan para pengunjung bisa sekaligus menikmati buah-buahan yang ada. Karena, saat ini sudah ditanam ribuan jenis bibit buah dan ada sebagian yang sudah bisa dinikmati langsung.

“Objek wisata ini menggunakan konsep swadaya masyarakat. Sehingga, selain bisa sambil menikmati buah-buahan juga hasilnya bisa kita bagi bersama-sama,” jelas Bayu.

Saat ini, lahan dengan luas hampir 7 hektare itu sudah ditanam 3412 bibit pohon buah dan yang belum ditanam sekitar 4301 pohon. Salah satu pilihan obyek wisata ini kata dia, yaitu akses menuju lokasi ini juga sudah didukung infrastruktur yang cukup.

“Ribuan bibit buah-buahan sudah ditanam diantaranya, jeruk, jambu krsital, lengkeng, mangga, durian dan lain-lain. Sementara untuk reboisasi kita juga sudah tanam pohon vinus, pala dan kelapa. Dan karena ini masih dalam tahap penataan jadi untuk sementara masih dibuka umum dan perlu dukungan penuh Pemerintah Daerah tentunya,” tutupnya.

Reporter: Devi R II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Berita Terbaru