Ketersediaan Darah di PMI Kota Sukabumi Menurun Drastis

Kamis, 19 November 2020 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, mengalami penurunan hingga mencapai 40 perseb, hal itu terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda wilayah Kota Sukabumi.

Wakil Ketua PMI Kota Sukabumi, mengatakan, stok darah di PMI saat ini hanya tersedia sekitar 1100 labu perbulanya, jumlah tersebut menurun drastis jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang bisa mencapai 1800 labu darah.

“Tentunya dengan adanya covid-19 ini jumlah pendonor sangat menurun, itu turunya mencapai 40% biasanya kita mencapi 1800 labu darah perbulanya, tapi sekarang kita hanya 1100 per bulan,” kata dia kepada wartawan, kamis (19/11/20).

Dengan penurunan itu, lanjut dia mebuat PMI tidak bisa mencukupi kebutuhan darah di Kota Sukabumi. Pasalnya, permintaan labu darah di Rumah Sakit mencapi 1200 sampai dengan 1250 perbulannya.

“Untuk memenuhi kita melakukan berbagai alternatif kita mengdalkan donor dari keluarga ada juga kita jemput bola melakukan donor darah diuar,” imbuhnya.

Saat ini saja kata dia, darah yang tersedia di PMI hanya ada sekitar 25 darah dengan rincian golongan darah A sebanyak 6 labu, golongan darah B sebanyak 7 labu, golongan darah 0 sebanyak 7 labu dan AB sebanyak 3 labu.

“Golongan darah AB yang paling susah dan jumlahnya pun menurun,” singkatnya.

Ia pun menjelaskan, menurunya ketersedian darah disebabkan oleh kurangnya para pendonor yang datang ke PMI Kota Sukabumi, padahal kata dia meskipun di tengah pandemi kegiatan donor darah tetap mementingkan protokol kesehatan sesuai SOP.

“Artinya karena tempat atau mungkin dibatasi, jadi yang biasa melaksanakan donor sekarang tidak melakukan. Padahal kita melaksanakan donor dengan melakukan prokes kesehatan jadi tidak usah khawatir,” jelasnya.

Untuk mengatisipasi menurunnya pendonor darah pihaknya saat ini terus melakukan sosialisai edukasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun via media sosial.

“Kita terus melakukan sosialisasi kepada dinas intansi dan lembaga kepada masyarakat, karena meskipun di tengah pandemi kita tetap melaksanakan donor darah, salahsatunya kegiatan mobil unit jadi tidak usah khawatir ketika ada permintaan mobil unit donor darah yang datang ke tempat seperti kantor dan lingkungan masyarakat dan itu tetap memakai prokes sesuai anjuran dari pemerintah,” pungkasnya.

Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru