Polisi: Empat Orang Luka-luka Dalam Bentrokan di Jalur Lingkar Selatan

Minggu, 1 November 2020 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pasca bentrokan antar kedua kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas) yang terjadi di Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di depan Terminal Tipe A Kota Sukabumi, mengakibatkan empat orang mengalami luka – luka.

Kapolres Sukabumi AKBP Sumarni, mengatakan, empat orang korban tersebut saat ini sudah dibawa ke RSUD R Syamsudhin SH, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Dari bentrokan tersebut, ada korban luka – luka sebanyak empat orang yang sudah kami rawat dan dibawa ke Bunut,” kata Sumarni kepada wartawan, Minggu (01/11/20).

Namun Sumarni, tidak menjelaskan secara rinci dari kelompok mana yang menjadi korban tersebut. Namun, ia mengaku saat ini pihaknya sudah menangani pihak-pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum atas kejadian tersebut.

“Tentunya akan kami proses sesuai ketentuan,” singkatnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Humas RSUD R Syamsudhin SH, dr Supriatno mengatakan, kondisi para korban masing-masing mengalami luka robek di beberapa bagian tubuhnya, seperti di tangan hingga kepala.

“Kondisi sekarang sedang di observasi kemudian kalau memang sudah memungkinkan dan pemeriksaan di IGD sudah selesai, mungkin kita akan evakuasi ke ruangan,” kata dia kepada wartawan.

Lanjut dia korban rata – rata berusia 30 tahun, saat ini satu diantara korban masih tak sadarkan diri dan masih dal tahap observasi di ruangan IGD.

“Kesadaran yang dua pasien masih sadar penuh, yang satu masih tak sadarkan diri artinya lagi di observasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, media sosial di Sukabumi dihebohlam dengan potoangan video memperlihatkan dua organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok di Terminal Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi.

Beberapa video bentrok dengan cepat menyebar di aplikasi perpesanan, informasi yang diperoleh dalam video yang sudah tersebar itu, ormas yang terlibat bentrok berasal dari kelompok ormas Sapu Jagat dan ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

Kemudian dalam potongan video lainnya nampak sejumlah pemuda membawa senjata tajam dan bambu yang digunakan untuk menyerang kelompok lainnya. Dalam beberapa adegan video itupun terlihat sejumlah aparat kepolisian berjaga di sekitar lokasi bentrok.

Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Berita Terbaru