Polresta Sukabumi Ciduk Pemuda Sukaraja, Pembuat Video Penghina Polisi Saat Unjuk Rasa

Jumat, 16 Oktober 2020 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat ulahnya membuat video berkata kasar kepada polisi atau penghinaa di tengah aksi demonstrasi. Pemuda berinisial RRM yang tinggal di Jalan Raya Sukaraja, Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Akhirnya diciduk anggota Kepolisian Polres Sukabumi Kota.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyampaikan, penyebaran ujian kebencian itu bermula ketika pelaku mengikuti aksi unjuk rasa yang dilaksanakan dikawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10) sekitar pukul 14.00 Wib lalu.

Saat unjuk rasa itu, pelaku membuat video selvie dengan mengatakan “Polisi anj*ng” secara berulang-ulang sambil mengacungkan jari tengah tangan kanannya, kepada anggota Kepolisian yang tengah berjaga di aksi unjuk rasa.

“Sesampainya di Sukabumi, dia membagikan video itu kepada teman-temanya hingga akhirnya beredar dijejaring media sosial.” ujarnya kepada wartawan,Jum’at (16/10/20).

Lanjut dia, RRM yang saat ini diketahui sebagai pekerja buruh tersebut diamankan di kediamannya pada Rabu (14/10/20). Sekitar pukul 13.00 WIB.

“Selain pelaku kita turut mengamankan 1 handphone yang dia pakai untuk merekam, dan busana yang dia pakai,” ujarnya.

Akibat perbuatannya itu sambung dia, RRM terancam Pasal 45 Ayat 1 JO Pasal 28 Ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp. 1 milyar.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan di Polres Sukabumi Kota dan sedang dalam proses penyelidikan,” tutupnya.

Sebelumnya, sebuah Video selvie berdurasi 30 detik, seorang pemuda yang sedang berkata – kata kasar kepada anggota kepolisian yang tengah berjaga di aksi unjuk rasa, beredar di jejaring media sosial. Dalam video tersebut, pemuda itu mengaku berasal dari daerah Sunda, Jampang.

Berikut kutipan umpatan si pemuda yang terekam.

“Polisi anj, polisi anj etamah, naon pak teumawa nanaon aingah kalakah rek ngusir demokrasi pak ieu mah. Damai pak slow, enggak mawa naon-naon didieumah orang sunda aingmah orang jampang,”

Dalam rekaman, pemuda itu mengumpat sambil melihat kamera, di belakangnya terlihat anggota kepolisian berjajar melakukan penjagaan. Seorang polisi terlihat mendekat menjauhkan pemuda tersebut dari lokasi tersebut.

Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: ROBBI

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru