Viral, Komisioner KPU Berpose Seperti Paslon, KPU dan Bawaslu Angkat Bicara

Minggu, 6 September 2020 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Viral, dunia media sosial (Medsos) adanya foto puluhan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi berpose seperti pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi mengepalkan tangan di dada kiri, nampak puluhan jajaran KPU berpose mengenakan pakaian batik putih dan hitam di area pendaftaran Balon Bupati Sukabumi pada Sabtu 5 September lalu. Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman angkat bicara, menyoal adanya foto berpose mirip Bacalon tersebut, dengan dalih dilakukan sebelum pendaftaran Balon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi yakni Pukul 08.00 WIB.

“Gerakan pegang dada ini adalah sapaan simbol siap melayani, seperti halnya di hotel-hotel atau area pelayanan lainnya. Begitu juga kami yang siap melayani,” ungkap Ferry, kepada jurnalsukabumi.com Minggu (06/09/20).

Menurut Ferry, simbol mengepalkan dada ini kan bukan hak paten KPU. Sehingga pihaknya pun tidak bisa melarang jika ada salah satu calon. Namun pihaknya akan menghimbau apakah akan digunakan terus atau tidak.

“Jika memang mau digunakan terus simbol mengepal dada ini oleh pasangan calon. Kami akan bersikap menarik dan menginstruksikan kepada seluruh PPK dan PPS se-Sukabumi tak melakukannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto mengatakan, kegaduhan yang terjadi soal pose tersebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan KPU Kabupaten Sukabumi bahwa pose tersebut harus diselesaikan.

“Kami pun menghimbau kepada KPU saat pengundian balon nanti, harus bisa selesai, jangan ramai lagi seperti ini,” katanya

Teguh menghimbau kepada seluruh jajaran KPU Sukabumi untuk menjaga sikap dan gerak dalam Pilkada saat ini. Karena hal ini untuk menjaga kondusifitas penyelenggaran Pilkada yang bermartabat dengan tujuan sukses tanpa ekses.

“Ini momen politik, dalam gerak dan sikap harus dijaga. Jangan menimbulkan berbagai persepsi dan kontroversi,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru