Komisi IV: Kebijakan Disdik Sukabumi “Ngayayay” Masih Maraknya Belajar Berkumpul

Senin, 27 Juli 2020 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyoal adanya sejumlah sekolah di wilayah Sukabumi masih ada melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berkumpul baik di sekolah dan di rumah saat pandemi covid-19. Membuat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar menilai, kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi “Ngayayay” atau tidak bersikap tegas dan jelas.

“Ini saya lihat masih banyak sekolah yang masih melaksanakan KBM baik di sekolah dan di rumah. Hal ini menunjukan sikap Disdik yang tidak tegas dan jelas,” ungkap Hera Iskandar, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, keberadaan covid-19 yang belum usai ini, tentunya saat siswa untuk belajar di rumah sendiri, bukan belajar masih berkumpul. Tapi menggunakan daring atau alat komunikasi. Namun itu pun bagi yang memang mampu dan sesuai dengan keberadaan wilayah itu sendiri.

“Saya miris, adanya sejumlah siswa yang rusak psikologinya akibat tak memiliki alat komunikasi atau handphone untuk belajar. Sehingga sikap Disdik saat melakukan daring atau belajar dissuaikan dengan kondisi siswa itu sendiri,” tegasnya.

Dengan kondisi covid-19 saat ini, Disdik Sukabumi harus memiliki formula baru dalam menangani KBM siswa itu sendiri. Jangan sampai menjadi beban siswa itu sendiri.

“Formula disini adalah, Disdik memiliki mekanisme bagi siswa yang tak bisa menggunakan belajar daring. Tapi dia tak merasa cemas dengan hasil raport atau nilainya,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi belum memberikan tanggapan dan komentar.

Reporter: Ruslan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Warga Sampaikan Berbagai Usulan, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Masuk Program Pembangunan
Jemput Aspirasi Warga, 49 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Geber Reses Ke-2 di 147 Titik
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:41 WIB

DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:30 WIB

Warga Sampaikan Berbagai Usulan, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Masuk Program Pembangunan

Berita Terbaru