Anggaran Covid-19 Bakal Dibongkar, DPRD Bentuk Pansus

Kamis, 23 Juli 2020 - 20:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Sukabumi sebagai pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. DPRD Kabupaten Sukabumi akan membongkar dengan evaluasi, monitoring serta pengawasan terhadap APBD Kabupaten Sukabumi yang dialokasikan untuk penanggulangan dan penanganan Covid-19.

“Pembentukan Pansus ini beranggotakan 15 orang anggota legislatif, terpilih sebagai Ketua Pansus Usep Wawan dari Fraksi Gerindra, dan empat orang Wakil Ketua meliputi Anjak Priatama dari Fraksi PKS, Usep dari Fraksi PKB dan Anang Janur dari Fraksi PDI-P,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara.

Yudha Sukmagara instruksikan Pansus DPRD Kabupaten Sukabumi untuk segera bekerja dan turun langsung menyikapi permasalah yang terjadi di masyarakat. Ada beberapa hal permasalahan yang harus terjun dan dengar masyarakat yakni mulai dari pembelian disinfektan, pendistribusian bantuan sosial savety net Covid-19 yakni Bansos dan kegiatan lainnya.

“Yang ramai saat ini ada di sejumlah daerah yakni Bansos di tingkat desa, hal ini harus bisa dicermati oleh Pansus,” katanya.

Dengan ramainya pemotongan yang dilakukan sejumlah oknum tersebut. Pansus harus bisa mengawasi bahkan menindaknya dengan tegas, jika melanggar aturan.

“Jika ada pemotongan dan pembuktiannya kuat, kami meminta proses saja,” pungkasnya.

Reporter: Ifan II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Berita Terbaru