Miris! Jalan Veteran di Legoknyenang Gunungguruh Jadi Buangan Sampah Liar

Selasa, 7 Juli 2020 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kawasan perbatasan Desa Cibolang-Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Legoknyenang jadi lokasi pembuangan sampah secara liar. Dampaknya, di sekitar lokasi itu menjadi kumuh karena dipenuhi tumpukan plastik yang didominasi sampah rumah tangga.

Pantauan jurnalsukabumi.com, Selasa (07/07/2020), sampah-sampah tersebut berserakan di pinggir jalan berstatus kabupaten tersebut. Saat melintas lokasi itu, tercium bau menyengat. 

Tumpukan sampah yang menggunung itu merusak estetika. Padahal, lokasi itu cukup sejuk dan adem lantaran dipenuhi pepohonan. 
Mirisnya lagi, lokasi pembuangan sampah liar itu berdekatan dengan pusat pendidikan, salah satunya SMKN I Gunungguruh, SMPN Gunungguruh. 

“Di situ memang jadi tempat buang sampah liar, sudah berbulan-bulan. Tapi yang buang bukan warga sekitar sini, warga luar yang sengaja buang saat lewat. Padahal bukan tempat buangan sampah sementara, lihat saja tidak ada fasilitasnya,” keluh Saepulloh (55), warga sekitar.

Kepala Kadusunan Legoknyenang Desa Cikujang, Iim Abdurohim membenarkan adanya tumpukan sampah. Namun, dia menegaskan lokasi itu perbatasan Desa Cikujang-Cibolang, masuk ke wilayah Desa Cibolang. 

“Seharusnya memang ada tempat sampah sementara. Itu masuk Cibolang, tapi memang nama kampungnya sama, Legoknyenang. Setahu saya jalan kabupaten ini, Jalan Veteran,” ungkap jebola STIA Menarasiswa Bogor ini.

Kepala Desa Cibolang, Pepen Supendi mengakui lokasi yang dijadikan lokasi sampah liar itu masuk ke wilayahnya. Pihak desa, kata dia, sudah sedari awal melaporkannya ke instansi terkait. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tanggapan.

“Seperti ke Dinas PU, kami sudah laporkan. Namun katanya keterbatasan armada untuk mengangkutnya, padahal untuk retribusinya kami siap bayar. Tapi sampai sekarang belum ada upayanya,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur
Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga
Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak
Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder
Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya
GRIB Jaya Sukabumi Turun ke Ciptamulya, Salurkan Bantuan dan Pastikan Siap Bantu Warga Terdampak

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:29 WIB

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 08:57 WIB

Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder

Berita Terbaru