JURNALSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan menghadapi gelombang tinggi saat melakukan pencarian terhadap Soleh Suparto (20), seorang pemuda asal Klaten, Jawa Tengah, yang terseret ombak di Pantai Kapitol. Saat Operasi SAR pada pagi hingga sore, Senin (06/07/20).
Pencarian korban dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua SRU, dimana pada SRU pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu jukung dari lokasi kejadian hingga sejauh 1 Nauticamile(Nm), dan SRU kedua melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai dengan pengamatan secara visual hingga sejauh 1 Km dari lokasi kejadian.
BACA JUGA: Hilang Digulung Ombak Cisolok, Korban Asal Klaten Masih Pencarian
“Tim SAR gabungan sudah berusaha semaksimal mungkin dalam pencarian hari ini namun adanya kendala gelombang yang cukup tinggi sekitar 1,5 hingga 2,5 Meter, sehinhha menghambat pergerakan pada hari ini.” ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polair Polres Sukabumi, Polsek Cisolok, BPBD Kabupaten Sukabumi, PMI Kabupaten Sukabumi, Koramil Cisolok, Pramuka Peduli Sukabumi, SAR MTA, IEA Sukabumi, Balawista, Sograbis (Grab) Sukabumi, dan HNSI Kabupaten Sukabumi memutuskan untuk menghentikan penyisiran sekitar pukul 17.00 WIB dan melanjutkannya dengan pemantauan secara visual di sekitar lokasi kejadian.
BACA JUGA: Digulung Ombak Pantai Cisolok, Remaja Asal Klaten Hilang
“Rencana Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Selasa (07/0720) besok pagi oleh tim SAR gabungan dan berharap kondisi cuaca baik supaya operasi SAR bisa berlangsung secara maksimal,” pungkasnya.
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi












