Bawaslu “Pelototi” Proses Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Sukabumi

Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi akan terus “pelototi” proses pemutakhiran dan pencermatan data pemilik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi pada proses Pilkada 2020.

“Karena sudah menjadi kewajiban dalam menjaga hak pilih, maka akan terus kami pantau dan awasi,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Haryanto, kepada jurnalsukabumi.com.

Pengawasan yang dilakukannya sendiri sudah sejak dari rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di tingkat RT dan RW, pengawasan pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) oleh PPDP, yang nantinya menyandingkan data hasil Coklit PPDP dengan turun kelapangan dalam hal validitas data daftar pemilih dari mulai DP4, DPS hingga DPT.

“Dari tingkatan Bawaslu dan Panwaslucam dan Pengawas Keluraha dan Desa (PKD) berkewajiban dalam menjaga hak pilih, akan kami turunkan untuk mengawasinya,” jelasnya.

Menurut Teguh, Data DP4 validitasnya harus dibuktikan ke lapangan secara real pengecekan manual kelapangan dgn Coklit melalui petugas PPDP. dalam data tersebut belum valid seutuhnya biasanya dalam tahapan Verifikasi Faktual (Verfak) atau pemutakhiran ada temuan data ganda, anomali data, orang meninggal masih tercantum dalam data, orang yg sudah pindah masih tercantum dalam data dan hal lainnya yg berhubungan dgn data tersebut.

“Belum sinkronnya data pemilih manual dengan data pemilih dalam Sidalih adanya masih terjadi perbedaan data pemilih manual dengan data pemilih dalam Sidalih. Terkadang masih ditemukan dugaan data pemilih dengan NKK dan NIK luar Kabupaten yang masih tersimpa.

Bahkan persoalan pemilih yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, biasanya temuan yang muncul pada tahapan terkait DPT nanti.

“Maka penyelenggara KPU baik Bawaslu melakukan tugasnya untuk penyempurnaan data pemilih, dalam rangka menjamin demokrasi yang utuh,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru