Dewan Soroti Dana DOB Dipangkas, Pemkab Sukabumi Tak Serius Pemekaran

Jumat, 19 Juni 2020 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Paozi Nurjaman menyesalkan terkait pemotongan anggaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Sukabumi Utara yang dipangkas hingga 80 persen, dari nominal Rp 500 juta menjadi Rp 14 juta. Hal ini menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tak serius untuk melaksanakan pemekaran.

“Memang saya kaget, ada pemotongan akibat refocusing mencapai 80 persen, padahal DOB sendiri sudah menjadi harga mati, atau menjadi dana abadi,” ungkap Paozi, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (19/06/20).

Menurut Paozi, kaitan anggaran sendiri merupakan penopang kinerja dan semangat DOB itu sendiri dalam bekerja. Meski tidak menjadi ukuran dengan kebutuhan anggaran untuk DOB. Tapi yang harus difahami adalah dengan nominal yang minim tersebut cukup untuk kegiatan apa.

“Buka soal nominal atau anggaran. Kan sudah jelas bahwa DOB sendiri dukungan atas legislatif tingkat Kabupaten Sukabumi, Gubernur Jawa Barat dan pusat yang harus terus didorong,” jelasnya.

Pemindahan alokasi anggaran untuk Covid-19 sendiri, Paozi bukan tidak mendukung. Karena ini kaitan nyawa. Tapi setelah pihaknya melakukan koreksi bahwa anggaran Covid-19 mencapai Rp 300 miliar. Namun terpakai 45 persen.

“Kami akan melakukan peninjauan dan koordinasi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sukabumi soal kucuran Covid-19 sendiri mulai dari APBN dan yang lainnya,” pungkasnya.

Redaktur: Ifan || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB