Pemkot Sukabumi Gelontorkan Anggaran Rp 10 Miliar Selama PSBB

Senin, 4 Mei 2020 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelontorkan anggaran sebesar Rp 10 Miliar. Rencananya anggaran tersebut akan digunakan untuk jaring pengaman selama diberlakukannya PSBB. Juga digunakan untuk paket sembako bagi warga yang terdampak Penyebaran covid-19.

“Pembagian paket sembako pada warga yang terdampak itu akan dilakukan selama empat bulan kedepan, yang ditargetkan untuk 10 ribu Kepala Keluarga (KK) terdampak,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih, kepada wartawan, Senin (04/05/20)

Lanjut dia, 10 ribu KK terdampak tersebut, akan diambil berdasarkan klasifikasi Miskin Baru (Misbar) akibat dampak Covid-19 dan selama PSBB diberlakukan.

“Hingga sekarang jumlah penerima sembako jaring pengaman dari Pemkot masih dalam tahap pendataan, dan baru ada sebanyak lima ribu KK yang sudah terdata,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, setelah pendataanya selesai dan dipastikan tidak ada data yang ganda maka akan langsung dilaunching, dan langsung diserahkan pada warga yang berhak menerimanya.

“Bantuan paket sembako itu disalurkan khusus untuk yang Misbar, karena sebelumnya warga yang tidak termasuk klasifikasi itu telah mendapatkan bantuan dari Pemprov Jabar serta bantuan lainnya,” ucapnya

Pihaknya berharap, anggaran sebesar Rp 10 miliar tersebut dapat mencukupi kebutuhan warga selama masa wabah covid-19 dan pemberlakuan PSBB.

“Semoga saja ribuan sembako ini cukup untuk seluruh masyarakat Kota Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru