JURNALSUKABUMI.COM – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cibadak, menggelar musyawarah dengan unsur kelembagaan terkait persiapan jelang Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Kegiatan digelar di Aula Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (04/05/20).
Melalui pantauan jurnalsukabumi.com hadir dalam musyawarah tersebut Kapolsek Cibadak, Koramil Cibadak, para kepala desa, para kepala UPTD, para perwakilan perusahaan serta Persatuan Warga Pasar (Perwapas). Dalam kesempatanya saat musyawarah berlangsung ada beberapa pertanyaan yang di utarakan oleh para peserta hadir. Diantaranya, seperti yang di lakukan kapala Desa Karangtengah Gerry, Ia menanyakan penerapan pada tempat-tempat yang nantinya akan diterapkan PSBB pada Rabu mendatang.
Camat Cibadak Lesto Rosadi mengatakan, Dalam persiapan yang akan dilakukan Rabu nanti, ada penerapan Pembatasan Aosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diterapkan di wilayah Kecamatan Cibadak.
“Maka dari itu kami mengumpulkan unsur-unsur terkait seperti perwapas, kepala desa, para pemilik perusahaan dan tokoh agama,” ungkap Lesto.
Menurut Lesto, nantinya di Kecamatan Cibadak akan memberlakukan dua sistem yakni sistem check point mobile dan sistem cek poin ditempat.
“Nanti seluruh Satgas akan mobile atau memantau dari perbatasan antara Cibadak-Cisaat serta perbatasan Cibadak-Parungkuda,” kata Lesto ke pada awak media dilokasi.
Selain itu, satgas kecamatan bersama kepolisian dan TNI akan turun ke lapangan langsung melihat kondisi wilayah saat PSBB berlangsung.
“Apakah masyarakat mematuhi peraturan pamerintah apa tidak dan apabila ditemukan kejanggalan pada sejumlah masyarakat yang tidak mematuhi peraturan pemerintah, kami serahkan kepada pihak berwajib atau pihak kepolisian yang akan menindaknya langsung di tempat,” ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Cibadak Kompol Hadi Santoso saat ditemui awak media mengatakan, apabila ditemukan kejanggalan saat penerapan PSBB berlangsung, tindakan yang akan lakukan pertama memberikan peringatan kedua apabila kembali terulang kita tak segan-segan akan menindak tegas.
“Yaitu dengan melakukan penilangan secara tegas kepada pelanggar-pelanggar yang ngeyel, ” ujar Hadi kepada jurnalsukabumi.com.
Sambung Hadi, terlebih tindakan yang diberikan itu tidak keluar dari norma-norma yang sudah berjalan saat ini.
“Saya berharap himbauan ini pada saat PSBB berlangsung masyarakat bisa mematuhi peraturan pemerintah untuk memakai masker dan sarung tangan saat keluar rumah, serta menerapkan sikap untuk jaga jarak terhadap sesama, tegasnya.
Reporter: Ifan
Redaktur: FK Robbi












