JURNALSUKABUMI.COM – Sepak terjang salah satu pahlawan perempuan Indonesia, Raden Ajeng (R.A.) Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita tak pernah habis dimakan usia.
Bahkan, berkat tokoh yang begitu aktif memperjuangkan kesetaraan hak perempuan itu, hingga saat ini kian lahir generasi-generasi pejuang perempuan tangguh dimasa kini.
Seperti halnya, sebutan Kartini millenial yang merupakan bentuk cerminan semangat juang Raden Ajeng (R.A.) Kartini. Dimana, tak sedikit sosok pahlawan perempuan yang ikut berjuang dari berbagai lini untuk bangsa ini.
Sebutan ini pun dirasakan cukup tepat dianugrahkan bagi Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Atik Suswanti. Sebab, dirinya mampu membuat model kartini masa kini, pintar menjalankan tugas selaku Kasatlantas dan sukses menjadi ibu rumah tangga millenial. Bahkan, gemilang menjadi sosok ibu bagi istri-istri prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 310 Kidang Kancana.
“Memang dari kecil saya bercita-cita jadi polisi, mulai jadi polisi tahun 98 lulus menjadi bintara polwan. Alhamdulilah 10 tahun berdinas diberi kesempatan untuk mendaftar Secapa POLRI dan lulus tahun 2008,” ujar AKP Atik Suswanti kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (21/04/20).
Lanjut, Atik istri Danyonif 310/KK, Letkol Inf Andik Siswanto itu menjelaskan, berbagai pengalaman tugas negaranya pun pernah dilakoninya di berbagai wilayah. Sebelumnya, Polsisi Wanita (Polwan) ini juga pernah bertugas menjadi Kanit Lantas Polsek Polda Sulut Manado dan Kanit Reg ident Polres Minahasa Utara Manado Sulut.
“Pernah juga sebagai, Paur Kamsel Polda Jabar dan Kanit Regident Polrestabes Bandung. Bahkan menjadi Kasat Lantas Polres Majalengka, Kasat lantas Polres Tasikmalaya hingga sekarang selaku Kasat Lantas Polres Sukabumi kota,” jelas Atik.
Sosok Atik Suswanti, layak dianugrahi Kartini Mileneal, mengingat kiprahnya membangun bangsa sejalan dengan RA Kartini. Dirinya mampu memfungsikan antara tugas dan ibu bagi anak-anak dirumah.
“Ya, sama beratnya, karena menjadi ibu juga harus bisa membimbing anak-anak untuk menjadi anak yang baik, berprestasi dan sukses. Untuk menjadi Kasat Lantas harus bisa melaksanakan tugas yang diemban dengan baik dan mampu mengarahkan anggota sehingga tidak ada anggota yg membuat pelanggaran serta bisa bersinergi dengan masyarakat,” imbuhnya.
Lanjut dia, soal tugas dirinya selaku Kasatlantas dan peranan sebagai ibu rumah tangga, yang pasti harus bisa pintar-pintar menyusun waktu. Kapan waktu untuk keluarga, paling tidak saat pagi sudah menyiapkan sarapan untuk anak-anak dan suami.
“Sebisa mungkin pulang kantor langsung berinteraksi dengan anak kita, mendampingi belajar, sehingga keluarga tidak terbengkalai dan pekerjaan pun bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Reporter: Hendi
Redaktur: Ujang Herlan












