Apdesi Kabupaten Sukabumi Bahas Dana Desa Untuk Penanganan Covid-19

Selasa, 14 April 2020 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPK Apdesi) se Kabupaten Sukabumi, menggelar diskusi terbatas di Aula Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Selasa (14/04/20).

Wakil Ketua I Apdesi Kabupaten Sukabumi, Ojang Apandi mengatakan, diskusi ini digelar bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

“Inti diskusi ini yaitu membahas kebutuhan pemerintah desa yang ada di Kabupaten Sukabumi ditengah situasi pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya saat dihubungi media.

Terutama, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai langkah Apdesi dalam mengambil keputusan dan langkah tepat, bagaimana tahapan dalam pengguanan anggaran yang ada di pemerintah desa.

“Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) itu, tidak ada anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun, baru-baru ini pemerintah pusat telah memberikan kebijakan lain,” jelas Ojang.

Untuk itu, Apdesi mengundang pihak Polres, Kejaksaan dan DPMD Kabupaten Sukabumi untuk memeberikan pemahaman agar seluruh kepala desa tidak salah dalam mengambil kebijakan tersebut.

“Ini perlu dilakukan agar dalam menjalankan Tugas Pokok Fungsi (Tufoksi) seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Sukabumi, tidak salah langkah dalam mengalokasikan anggaran desa untuk penanganan Covid-19,” bebernya.

Selain itu, dalam pertemuan ini seluruh Ketua DPK Apdesi di Kabupaten Sukabumi, juga membahas perihal cara mencairkan anggaran bersama APH dan DPMD Kabupaten Sukabumi.

“Saat ini, ditengah masa pandemi Covid-19, pemerintah desa tidak memiliki anggaran. Namun disisi lain pemerintah desa juga harus menyelesaikan persoalan untuk memutus penyebaran virus corona. Tentnunya, ini sangat dilema bagi pemerintahan desa,” ujarnya.

Untuk itu, dalam diskusi tersebut membahas juga terkait kebutuhan apa saja yang untuk penanganan Covid-19 tersebut. Hal ini, perlu dilakukan agar seluruh kepala desa dapat seragam untuk mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) maupun kebutuhan lainnya dalam menanggulangi virus ini.

“Iya, intinya kita ingin dalam penggunaan anggaran desa ini, sesuai dengan aturan yang berlaku dan tepat sasaran. Sehingga tidak berbenturan dengan hukum,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan AG
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana
Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:41 WIB

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day

Selasa, 28 April 2026 - 12:58 WIB

Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777