Hindari Kerumunan Sekarang! Satpol-PP Kota Sukabumi Berpatroli

Rabu, 1 April 2020 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pencegahan penularan rantai covid 19 di Kota Sukabumi terus digalakan, seperti halnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Sukabumi melakukan pembubaran kerumunan secara dialogis untuk penerapan social atau physical distancing, di Kota Sukabumu, Rabu, (01/04/20).

Informasi yang dihimpun jurnalsukbumi.com, kegiatan pembubaran sendiri di sejumlah lokasi baik pinggiran jalan protokol Kota Sukabumi maupun tempat kerumunan lainnya.

“Kami melakukan pembubaran secara dialogis dengan warga, sekaligus himbauan untuk berdiam di rumah,” ungkap Kasatpol-PP Kota Sukabumi Yadi Mulyadi, kepada jurnalsukabumi.com.

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dan Katapol PP Kota Sukabumi Yadi Mukyadi.

Wakikota Sukabumi Achmad Fahmi juga menginginkan masyarakat sepenuh hati dan penuh kesadaran melakukan sosial distancing atau jaga jarak yaitu menjauhi kerumuman, menunda kegiatan massal, seperti arisan, reuni, dan sebagainya untuk sementara waktu.

Walikota telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan patroli sekaligus bersosialisasi secara massif agar masyarakat memahaminya. Sasarannya adalah kerumunan warga, tempat objek vital, tempat hiburan, serta pusat-pusat perbelanjaan.

“Saya sudah minta agar Satpol PP juga turun tangan melakukan langkah preventif dengan mengadakan operasi atau razia ke objek-objek vital, tempat hiburan dan perbelanjaan di kota. Tetapi jangan warga jangan ditindak. Diberi tahu saja agar meninggalkan kerumunan dan mengaplikasikan social distancing tadi,” tuturnya.

Walikota juga telah meminta seluruh perkantoran organsiasi perangkat daerah menyiapkan hand sanitizer dan serta alat dan bahan pencuci tangan lainnya. Selain untuk dipakai di internal kantor, juga bisa digunakan oleh masyarakat yang beraktivitas di kantor layanan publik.

“Kami juga sudah meminta semua OPD untuk menunda dan membatasi kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, dan mengurangi aktivitas di tempat keramaian,” ujarnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk
Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan
Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam
Zona Merah di Palabuhanratu Kembali Bergerak, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan KK Terdampak
Rentang Empat Jam Mengungkap Tragedi Almarhum Nizam, Polisi Petakan Fakta Baru
Jeritan Santriwati Terungkap, Dai Kondang Resmi Dilaporkan ke Polisi
Ibu Tiri Ditetapkan Tersangka Pasca Kematian Anak di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:03 WIB

Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:05 WIB

Angin Kencang Sapu Kota Sukabumi Dilaporkan Pepohonan Tumbang hingga Atap Ambruk

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:08 WIB

Sambil Ngabuburit, Kawasan Odeon Chinatown Sukabumi Jadi Buruan Kuliner Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WIB

Farhat Abbas Turun Gunung, Jadi Kuasa Hukum Anwar Ayah Nizam

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:45 WIB

Zona Merah di Palabuhanratu Kembali Bergerak, Satu Rumah Ambruk dan Puluhan KK Terdampak

Berita Terbaru