Virus Corona Merebak! Pedagang di Tiap Sekolah Menjerit, Apa Curhatannya?

Rabu, 25 Maret 2020 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Para pedagang di Sukabumi yang biasa mangkal berjualan di sekolah-sekolah kian hari kian menjerit. Pasalnya, pasca diliburkan akibat pencegahan virus corona/Covid-19, pendapatan mereka menurun drastis.

Seperti yang dirasakan Deni (27) warga Pamuruyan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Ia adalah seorang pedagang sosis di sekolah-sekolah di sekitaran Cibadak. Ia mengeluh omset yang biasanya ia dapatkan Rp300 ribu kini hanya bisa mendapatkan Rp30 ribu per harinya. 

Dari pendapatan yang ia dapatkan untuk biasa mencukupi keluarganya sehari-hari dan membayar cicilan hutangnnya. Namun kini hanya terkikis merenung dan mengeluh berharap pemerintah bisa memperhatikannya.

Penjual sosis di sekolah, Deni (27) kini hanya berjualan di rumahnya pasca diliburkannya sekolah untuk mencegah merebaknya virus corona. Foto: irfan/jurnalsukabumi.com

“Saya biasa pagi mangkal di setiap sekolah-sekolah yang ada di area Cibadak dan sekitarnya. Penghasilan dari hasil jualan di sekolah saya dapatkan sekitar Rp300 ribu. Namun kini, saat pemerintahmeliburkan para siswa-siswi sekolah akibat bencana virus corona, saya terpaksa hanya bisa diam di rumah dan meneruskan dagangan untuk berjualan di rumah,” ujar Deni kepada jurnalsukabumi.com di tempat kediamannya, Rabu (25/03/2020).

Deni mengungkapkan saat ini hanya bisa berjualan di rumah untuk mendapatkan hasil untuk menyambung hidupnya sehari-hari. Ia mengharapkan, dengan keadaan yang saat ini Indonesia dilanda bencana virus corona pemerintah pusat bisa memperhatikan para pedagang yang biasa mangkal di kampung dan sekolah-sekolah.

Reporter : Irfan

Redaktur: Rustandi

Berita Terkait

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter
Niat Mancing, Pria Ini Dibuat Heboh Temukan Mayat Mengambang di Sungai Munjul Ciambar

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru