Covid-19 di Sukabumi Telan Rp 7,4 Miliar, Tenaga Medis Gunakan Jas Hujan Pelindung Diri

Jumat, 20 Maret 2020 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Usai warga sukabumi dikagetkan dengan temuan adanya petugas medis di salah satu rumah sakit menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) berupa jas hujan saat bertugas membantu pasien terindikasi virus covid-19 belum lama ini, padahal duit APBD Sukabumi untuk covid menelan jumlah Rp 7.4 miliar dari total anggaran usulan Rp 12 miliar, menurut Harun Alrasyid Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi saat jumpa pers, Jum’at (20/03/2020)

Harun menyebut soal anggaran covid-19 untuk dua pekan kedepan sudah dipersiapkan fokus ke pencegahan dan penanganan pasien. Sudah digunakan sejak diberlakukannnya siaga corona.

“Kita mengajukan anggaran kisaran Rp 12 miliar kalau dikatakan pandemik, saat ini setelah melalui tahapan untuk 14 hari kedepan baru Rp 7.4 miliar,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Harun.

Dikatakan Harun, masalah anggaran perlu perhitungan yang matang sesuai peraturan keuangaan dan kemampuan daerah.

“Kita selaku pelaksana langsung dilapangan tentu harus mengakomodir seluruh keperluan bagi pemberi layanan khususnya yang dirumah sakit,” kata Harun.

Bahkan bila sudah dinyatakan sudah pandemik secara global maka sebenarnya, anggaran apapun bisa digunakan termasuk untuk menggeser anggaran lain.

“Kita bisa menggeser anggaran lain, jika memang darurat,” katanya.

Ditanya soal adanya petugas medis garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan pasien yang diindikasikan covid-19 menggunakan jas hujan saat bertugas, Harun mengatakan, Alat Perlindungan Diri (APD) sendiri terdiri dari bermacam bentuk. Asal tentunya yang selama ini, apabila itu dianggap mampu melindungi diri dari lendir dan lain-lian.

“Jika tidak membahayakan bagi sipemberi pelayanan dan sudah di nyatakan steril tidak akan jadi masalah,” dalihnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru