Tuntutan Buruh PT Koin Baju Global Diakomodir, Kapan Waktunya?

Kamis, 6 Februari 2020 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tuntutan ribuan buruh PT Koin Baju Global yang beralamat di Kampung Lembur Kolot, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi diakomodir.

Kepastian itu setelah mereka melakukan aksi unjuk rasa di halaman perusahaan garmen tersebut, Kamis (6/2/2020) pagi.

“Aksi demo ini terjadi spontanitas karyawan dengan tuntutan utama yaitu meminta kepada pihak pimpinan perusahaan asal Korea untuk segera diganti dan beberapa tunjangan lainnya tidak dihentikan. Dari musyawarah yang sudah kami bahas kesimpulannya bahwa pimpinan bakal berupaya untuk menyelesaikan permasalahan. Rencananya nanti akan diselesaikan tanggal 13 Februari,” ungkap HRD PT Koin Baju Global, Asep Samsuri.

Diberitakan, dalam aksi demo para buruh mempersoalkan cuti haid dan tunjangan insentif yang dihilangkan oleh perusahaan tersebut. Sambil berorasi, sebagian karyawan membawa spanduk yang bertuliskan ‘Ganti Korea’.

“Intinya karyawan yang melakukan demo menuntut yang ditiadakan seperti tunjangan, kalau di wanita cuti haid, kalau untuk laki-lakinya tunjangan yang dihapuskan. kalau masalah upah udah deal naik,” ujar buruh pabrik di bidang garmen yang enggan disebutkan identitasnya.

Selain itu, pihak karyawan mengeluh bahwa di perusahaan tersebut adanya skorsing. “Jadi kalau Sabtu masuk kerja pukul 07.00 WIB bisa pulang pukul 17.00 WIB itu tidak masuk lembur,” paparnya.

Reporter: Irfan/Herwanto

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan
327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Meninggalkan Kampung Lama, Kasepuhan Ciptamulya Bersiap dengan Identitas Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:04 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Ma Yani, Lansia Sebatang Kara di Cisolok yang Masih Bertahan di Tengah Keterbatasan

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Berita Terbaru