JURNALSUKABUMI.COM – Memilih bersantai dan menyeruput secangkir kopi menjadi salah satu alasan para coffee lover rela menjajal tempat-tempat kedai kopi hingga pelosok daerah.
Akhir-akhir ini, kabar gembira bagi para pecinta kopi ini, hadir Kedai Sukakopi di kawasan Sukabumi Utara tepatnya di Pintu masuk Kantor Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.
Uniknya lagi, konsep kedai yang baru berdiri tanggal 01 Januari 2020 itu ditata semenarik mungkin dengan memanfaatkan limbah bekas untuk penghias aksesoris di lokasi tersebut.
Terlebih, fasilitas pendukung lainnya seperti tempat karaoke, alam terbuka menghantarkan Sukakopi menjadi incaran pengunjung tidak hanya anak muda, melainkan orang dewasa pun dibuat nyaman dan ketagihan.
“Jadi, kedai ini kita tata agar menarik dengan nuansa serta konsep yang unik. Dari mulai kursi, aksesoris dinding semua kita manfaatkan dari limbah. Maka tak aneh, sebagai orang menjadikan lokasi ini sebagai favorit bagi keluarga dan anak muda,” ujar Owner Sukakopi Fery Awi kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (23/06/2020).
Alasan awalnya kata dia, ngopi menjadi salah satu tren bahkan banyak berkembang di kalangan pekerja, segala usia, dan anak muda yang pada dasarnya suka kongkow dan menikmati waktu bersama teman-teman.
“Dari sini lah Sukakopi tersirat. Kita konsep dengan model kaki lima dan ngopi Dibawah Pohon Rindang (DPR) sebutannya,” ulas jebolan Desighn Grapis salah satu majalah ternama di Indonesia itu.
Tak hanya ngopi, Sukakopi menyajikan berbagai makanan dan minuman penyerta lainnya. Dibandrol dengan harga yang sangat hemat di kantong. Yakni, kisaran Rp 10 ribu saja pergelasnya.
“Kalau menu andalannya yaitu Kopi Vietnam Drip. Tapi, makanan dan cemilan pun termasuk kaos ada disini. Ya, harga disesuaikan lah sesuai hastag kami ‘Cafe Pinggiran Selera Gedongan’,” pungkasnya.
Reporter: Herwanto II Redaktur: Ujang Herlan













