Jalan Penghubung Cikembar dan Jampangtengah Amburadul

Kamis, 4 Juni 2020 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jalan penghubung dua Kecamatan. Yakni, Kecamatan Cikembar dan Kecamatan Jampang tengah, yang berada di Wilayah Kampung Cisalak, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, mengalami kerusakan cukup parah amburadul dan sudah belasan tahun belum ada perbaikan. Akibatnya, sejumlah masyarakat mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

Padahal, jalan tersebut merupakan salah satu akses utama warga menuju tempat publik. Seperti pabrik, sekokah, Puskesmas, pasar dan lainnya.

Kepala Kedusunan (Kadus) Leuwiliang, Desa Parakanlima, Dedi Oboy mengatakan, Jalan yang rusak ini, ada sekitar 2,8 kilometer. Hampir setiap hari, terlebih jika dimusim penghujan, kendaraan sepeda motor banyak yang tergelincir hingga jatuh karena badan jalan licin dipenuhi lumpur,

“Tidak sedikit pengendara roda dua maupun roda empat yang terjungkal saat melintasi jalan berlubang.” kata Dedi kepada jurnalsukabumi.com.

Jika dimusim penghujan sambung Dedi, seluruh kendaraan yang hendak melintas harus ekstra hati – hati. Pasalnya, selain berbatu dan berlubang, badan jalan pun dipenuhi lumpur dan air.

“Mirip kubangan kerbau kalau dimusim hujan. Pengendara yang melintas harus hati – hati Apalagi, kalau malam hari selain jalannya rusak parah, juga tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU),” ujarnya

Lanjut Dedi, Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, warga sekitar berinisiatif memperbaiki ruas jalan yang rusak itu, dengan peralatan seadanya.

“Warga disini telah menutupi jalan berlubang menggunakan batu dan sirtu dengan swadaya,” imbuhnya

Sementara itu, ditempat yang sama, salah satu tokoh pemuda warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Ojat (35) menuturkan, saat ini kondisi badan jalan selain aspalnya banyak terkelupas, juga banyak kerikil berserakan di badan jalan.

“Bila tidak segera diperbaiki, tentu akan mengancam keselamatan pengendara lalu lintas,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Berita Terbaru