Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin dan petir menyebabkan terjadinya banjir luapan sungai di Kampung Panagan RT 03/RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Waldi Mawaldi mengatakan peristiwa tersebut dipicu akibat hujan yang mengguyur cukup lama dan menyebabkan debit air sungai meningkat. Setelah hujan reda, air sungai meluap ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai sekitar 30 cm.

“Sebanyak 20 rumah warga dan 1 mushola terdampak. Warga yang terdampak di antaranya keluarga Bregita, Endang, Eman Sulaeman, Dede Nurhaji, Jaya, Deni Hermawan, Elis, Ami, Gilang, Santi, Tri Irnawati, Yosep, Iis, Ruslan Iskandar, Ujang Supriyatna, Ujang Rustandi, Esih, Nunung, Heni Rawati, dan Nenah,” kata Waldi.

Saat banjir terjadi, warga melakukan evakuasi mandiri bersama keluarga serta berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa ini.

“Setelah air mulai surut, kami bersama warga, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta unsur RT/RW bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan material banjir. Air dilaporkan surut sepenuhnya pada pukul 17.18 WIB,” jelas Waldi.

Masih kata dia, bahwa banjir akibat luapan sungai ini kerap terjadi di wilayah tersebut, terutama saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Untuk kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah pemasangan bronjong untuk pembuatan tanggul penahan air sungai guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tandasnya.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi sudah berangsur normal, dan warga telah selesai melakukan pembersihan secara swadaya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru