Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Cicantayan, Sekda: Citra Sukabumi Tercoreng

Rabu, 1 April 2026 - 13:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa sejumlah santriwati di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Cicantayan menuai reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Kasus yang menyeret oknum pimpinan ponpes tersebut dinilai telah mencoreng visi besar Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan sepenuhnya menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Pemerintah daerah tentu tidak tinggal diam. Saat ini kami fokus pada upaya preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis agama,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Ade, langkah pencegahan harus diperkuat melalui komunikasi intensif dengan para alim ulama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia juga mengingatkan para pengasuh dan pemilik pesantren agar meningkatkan kewaspadaan internal.

“Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali di Kabupaten Sukabumi. Para alim ulama yang memiliki pesantren harus saling mengingatkan dan lebih berhati-hati,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi pukulan serius bagi daerah yang tengah berupaya mewujudkan visi mubarakah. Di sisi lain, tindakan oknum justru menimbulkan stigma negatif terhadap Sukabumi.

“Ini jelas membawa dampak buruk terhadap citra daerah. Visi kita mubarakah, namun tercoreng oleh kejadian seperti ini,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru