JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Bantar Badak RT 05 RW 04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di sebuah kontrakan kosong yang merupakan lokasi budidaya ikan lele milik BUMDes, Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak biasa, dengan posisi kepala berada di bawah dan kedua kaki mengarah ke atas di dalam bak WC. Kondisi tersebut membuat warga yang pertama kali menemukan jasad tersebut langsung terkejut.
Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Syarif Hidayat, mengatakan dirinya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Ia menjelaskan bahwa bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai tempat budidaya ikan lele, namun sudah sekitar enam bulan terakhir tidak beroperasi.
“Saya langsung datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Tempat itu memang sudah lama kosong, sekitar enam bulan tidak ada kegiatan budidaya lele,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 04 Solah menjelaskan bahwa sebelum penemuan mayat tersebut warga sempat mendengar suara gaduh dari arah bangunan kosong itu setelah salat tarawih.
Setelah selesai tarawih sekitar pukul 20.00 WIB ada suara orang seperti ngamuk, seperti memukul seng dan terutama daun pintu. Warga kemudian mendatangi lokasi dan ternyata pintu sudah dalam keadaan rusak atau jebol,” jelasnya.
Karena penasaran, Solah bersama Ketua RT dan pengelola BUMDes kemudian masuk ke dalam bangunan tersebut untuk memastikan kondisi di dalam.
“Pas kami masuk ke dalam, ternyata ada sesosok mayat di dalam bak. Kami juga tidak mengenal orang tersebut karena posisinya kepala di bawah dan kaki di atas. Jujur kami semua kaget,” tambahnya.
Menurut Solah, bangunan tersebut merupakan fasilitas BUMDes untuk budidaya ikan lele. Namun hingga saat ini belum kembali digunakan sehingga sering dalam keadaan kosong.
Sementara itu, dokter yang melakukan pemeriksaan awal, dr. Ade Sopian, menyampaikan bahwa penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Korban diperkirakan berusia sekitar 30 tahun.
Untuk penyebab kematian belum bisa disimpulkan. Perlu pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, identitas korban juga belum diketahui. Namun petugas menemukan uang tunai sebesar Rp259.000 di saku celana korban. Saat ditemukan, korban diketahui mengenakan baju hitam dan celana panjang.
Kapolsek Cibadak, Kompol I Djubaedi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
“Kami sudah menghubungi tim Inafis Polres Sukabumi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan sidik jari. Mudah-mudahan identitas korban bisa segera diketahui dan keluarga dapat ditemukan,” pungkasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












