Diselesaikan Lewat Dialog, Disnakertrnas Turut Tangani Soal Buruh di PT. Younghyun Star

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi angkat bicara mengenai aksi mogok kerja ratusan karyawan PT. Younghyun Star Indonesia di Kecamatan Cibadak. Aksi mogok kerja ini salah satu bentuk protes, tekait adanya rencana Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjelang ramadhan oleh perusahaan.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menekankan posisi pemerintah adalah memastikan roda ekonomi tetap berputar tanpa mengabaikan hak normatif pekerja.

“Aksi mogok kerja merupakan ekspresi aspirasi yang harus dikelola melalui jalur komunikasi yang tepat, bukan konfrontasi,” ujarnya, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan, pemerintah tidak bisa mendikte kebijakan internal perusahaan, namun tetap hadir untuk menjaga kondusivitas. Adapun untuk mengatasi persoalan ini, Disnakertrans memiliki tiga strategi. Diantaranya, pembinaan, fasilitas dialog, monitoring stabilitas.

“Jadi kami tidak akan mengintervensi, tetapi tugas Disnakertrans melakukan pembinaan, memfasilitasi dialog demi menjaga kondusifitas pekerjaan dan perusahaan,” jelasnya.

Disnakertrans juga berharap seluruh proses komunikasi dapat berjalan secara terbuka dan proporsional, sehingga masing-masing pihak dapat memahami posisi dan kepentingan satu sama lain.

“Tentunya solusi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menguntungkan satu pihak, tetapi juga menjaga keberlangsungan usaha serta perlindungan hak-hak pekerja,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taufiq | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru