Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Serius Tangani Bencana dan Terbuka Terhadap Bantuan Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJURNALSUKABUMI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak bencana di sejumlah provinsi dengan menyiapkan anggaran besar serta mengerahkan jajaran menteri untuk bekerja langsung di lapangan. Pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik melalui penyaluran bantuan yang transparan dan terukur.

“Kita sebagai bangsa, sebagai negara mampu menghadapi. Kita tidak perlu menyatakan bencana nasional, tetapi tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Minggu (4/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas dengan para menteri terkait. Presiden menjelaskan bahwa meskipun status bencana nasional tidak ditetapkan, penanganan tetap dilakukan secara serius dan terukur karena kapasitas negara dinilai memadai.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar serta mengerahkan seluruh unsur kabinet untuk menangani bencana secara paralel di berbagai wilayah terdampak.

Dari seluruh kabinet, hari ini ada banyak menteri yang berada di lapangan. Dua menteri di Aceh Utara, sekitar sepuluh menteri di Aceh, dan beberapa menteri lainnya berada di daerah terdampak di provinsi lain,” ujar Presiden.

Selain upaya pemerintah, Presiden menyatakan keterbukaan terhadap bantuan dari masyarakat, komunitas, maupun diaspora, dengan catatan mengikuti mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya sampaikan kepada pihak yang ingin memberi sumbangan, silakan. Buat surat, laporkan ke pemerintah pusat agar penyalurannya jelas,” katanya.

“Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah tidak menolak bantuan publik, selama dilakukan dengan ikhlas dan sesuai prosedur. “Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas,” tegasnya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo meminta agar pemulihan layanan dasar masyarakat menjadi prioritas, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menekankan pentingnya percepatan operasional sekolah, puskesmas, dan rumah sakit di wilayah terdampak.

“Saya minta sekolah-sekolah, puskesmas, dan rumah sakit bisa segera berfungsi kembali secepatnya,” pungkas Presiden.

Kunjungan kerja dan rapat terbatas pada hari pertama tahun 2026 ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana, memastikan bantuan tepat sasaran, serta melibatkan partisipasi masyarakat secara transparan dan akuntabel.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan
Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:41 WIB

Jalan Licin Akibat Tumpahan Oli di Cibadak, Petugas Gabungan Sigap Lakukan Pembersihan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Berita Terbaru