Diserang Hama Ulat Bulu, Dua Kecamatan di Kota Sukabumi Disemprot

Selasa, 26 Mei 2020 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Faerah (BPBD) Kota Sukabumi sudah menerima laporan perihal serangan hama ulat bulu di sejumlah pemukiman warga akhir-akhir ini.

Sekretaris BPBD Kota Sukabumi, Sugeng Julianta mengatakan, sejauh ini pihkanya sudah menerima dua laporan perihal serang hama ulat bulu yang berasal dari dua kecamatan berbeda.

“Betul, dua laporan terkait hama ulat bulu ini kemarin sempet kita terima yakni dari Kecamatan Gunungpuyuh dan Warudoyong,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (26/05/20).

Sementara laporan yang baru diterima kali ini yakni, terjadi di Kampung Benteng Kidul, Kecamatan Warudoyong. Dimana, penyebab menyebarnya hama ulat bulu tersebut diduga bersumber dari adanya sebuah pohon, yang berada di tengah pemukiman warga.

“Kalau laporan yang dulu sempat terjadi di Perum Gading, Kecamatan Gunung Puyuh dan jenis ulatnya pun berbeda. Namun, untuk yang di Benteng ini dari pohon yang berada di tengah-tengah tembok yang sulit di lalui,” kata Sugeng.

Atas laporan tersebut, BPBD akan segera lakukan penanganan cepat agar hama ulat yang dikeluhkan tersebut tidak menyebar lebih luas lagi.

“Nanti, kita akan koordinasikan bersama petugas untuk penangan berikutnya. Ya, sementara kita semprot dulu menggunakan cairan hama, biar tidak menyebar lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kurang lebih hampir sepekan warga yang berada di Kampung Benteng Kidul, RT 03/01, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, di hantui dengan serangan hama ulat bulu. Hingga menyebabkan sejumlah warga mengalami gatal-gatal akibat ulat itu.

Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Berita Terbaru