JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Faerah (BPBD) Kota Sukabumi sudah menerima laporan perihal serangan hama ulat bulu di sejumlah pemukiman warga akhir-akhir ini.
Sekretaris BPBD Kota Sukabumi, Sugeng Julianta mengatakan, sejauh ini pihkanya sudah menerima dua laporan perihal serang hama ulat bulu yang berasal dari dua kecamatan berbeda.
“Betul, dua laporan terkait hama ulat bulu ini kemarin sempet kita terima yakni dari Kecamatan Gunungpuyuh dan Warudoyong,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (26/05/20).
Sementara laporan yang baru diterima kali ini yakni, terjadi di Kampung Benteng Kidul, Kecamatan Warudoyong. Dimana, penyebab menyebarnya hama ulat bulu tersebut diduga bersumber dari adanya sebuah pohon, yang berada di tengah pemukiman warga.
“Kalau laporan yang dulu sempat terjadi di Perum Gading, Kecamatan Gunung Puyuh dan jenis ulatnya pun berbeda. Namun, untuk yang di Benteng ini dari pohon yang berada di tengah-tengah tembok yang sulit di lalui,” kata Sugeng.
Atas laporan tersebut, BPBD akan segera lakukan penanganan cepat agar hama ulat yang dikeluhkan tersebut tidak menyebar lebih luas lagi.
“Nanti, kita akan koordinasikan bersama petugas untuk penangan berikutnya. Ya, sementara kita semprot dulu menggunakan cairan hama, biar tidak menyebar lagi,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kurang lebih hampir sepekan warga yang berada di Kampung Benteng Kidul, RT 03/01, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, di hantui dengan serangan hama ulat bulu. Hingga menyebabkan sejumlah warga mengalami gatal-gatal akibat ulat itu.
Reporter: Riki Rahardian II Redaktur: Ujang Herlan












