Antisipasi Cuaca Ekstrem, Distan Bangun Ketahanan Pertanian di Tengah Bencana

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang akhir tahun, cuaca ekstrem kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang disertai angin kencang bahkan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah telah berdampak pada lahan pertanian warga.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dengan menyiagakan seluruh petugas lapangan serta menyiapkan langkah antisipatif bagi para petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Najmudin, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan di lapangan dan segera melakukan sosialisasi kepada petani terkait potensi cuaca ekstrem yang berpotensi mempengaruhi hasil tanam.

“Kami menginstruksikan seluruh petugas lapangan untuk siaga, melakukan antisipasi, dan menyosialisasikan prediksi cuaca akhir tahun kepada para petani. Ini penting agar mereka bisa menyesuaikan pola tanam dan menghindari risiko gagal panen,” ujar Aep, Jumat (31/10/2025).

Selain langkah pencegahan, Dinas Pertanian juga telah melakukan pendataan lahan yang terdampak bencana serta mengusulkan bantuan kepada pemerintah daerah dan pusat. Bantuan tersebut meliputi penyediaan benih, perbaikan saluran irigasi desa, serta pemulihan sarana pertanian lainnya yang rusak akibat bencana.

“Kita sudah mengusulkan ke pemerintah kabupaten dan pusat untuk bantuan penanganan dampak bencana, baik untuk bantuan benih maupun perbaikan irigasi desa yang terdampak,” jelasnya.

Aep menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan, termasuk dengan BPBD dan Dinas PUPR, guna memastikan lahan pertanian yang terdampak segera mendapat perhatian.

Ia menekankan bahwa pertanian adalah sektor vital bagi ketahanan pangan daerah, sehingga pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas bersama.

“Kami tidak ingin petani kehilangan semangat. Dinas siap mendampingi, memastikan bantuan tepat sasaran, dan mendorong agar proses tanam bisa segera berjalan kembali,” tutup Aep.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru