Dispar Sukabumi Dorong Wisata Bahari Berkelanjutan Lewat Forum Internasional

Kamis, 18 September 2025 - 14:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menegaskan langkah serius dalam mengembangkan wisata bahari berkelanjutan.

Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif pada Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Governments (PNLG) Forum 2025, yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, 16–18 September 2025.

Forum bergengsi dengan tema Towards a Sustainable and Inclusive Blue Economy: Linking Climate, Nature and Energy itu mempertemukan berbagai daerah pesisir di Asia Timur untuk berbagi strategi membangun ekonomi biru yang inklusif dan ramah lingkungan.

Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa keikutsertaan Sukabumi dalam forum tersebut selaras dengan arah pembangunan pariwisata daerah.

“Sukabumi memiliki kekayaan alam bahari yang luar biasa, mulai dari ombak kelas dunia di Cimaja hingga keindahan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Melalui pendekatan ekonomi biru, kami ingin memastikan konservasi ekosistem laut berjalan seiring dengan peningkatan daya tarik wisata,” ujar Sendi.

Selain berbagi gagasan, forum ini juga membuka ruang bagi Sukabumi untuk belajar dari praktik terbaik, salah satunya dari pengelolaan kawasan Kepulauan Seribu.

Menurut Sendi, hal itu bisa menjadi referensi dalam membangun wisata bahari Sukabumi agar berdaya saing internasional tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem.

Dispar memandang PNLG Forum 2025 sebagai peluang emas untuk memperkuat kolaborasi regional, sekaligus mengadopsi model pengembangan wisata berbasis laut yang berkelanjutan.

Harapannya, strategi ini tidak hanya memperkuat sektor pariwisata pesisir Sukabumi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal lewat penciptaan lapangan kerja baru serta pengembangan usaha kreatif berbasis laut.

“Masyarakat pesisir harus menjadi aktor utama, baik sebagai penjaga lingkungan maupun sebagai pelaku usaha wisata,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru