Dampingi Bupati, Distan Apresiasi Panen Raya Jagung Serentak di Warungkiara

Kamis, 5 Juni 2025 - 22:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi mendampingi langsung Bupati H. Asep Japar dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar di Kampung Cigombong, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional panen raya yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia, diinisiasi oleh Polri sebagai fasilitator utama.

Kegiatan diawali dengan penyampaian sambutan Presiden RI H. Prabowo Subianto secara virtual. Dalam arahannya, Presiden menyampaikan optimisme terhadap capaian produksi pangan nasional yang meningkat signifikan, termasuk pada komoditas jagung, sebagai langkah menuju swasembada pangan dan kemerdekaan pangan Indonesia.

“2026, Indonesia tidak boleh lagi impor jagung. Kita harus jadi bangsa yang bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri,” tegas Presiden.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan panen jagung ini bukan hanya simbol keberhasilan pertanian lokal, tetapi juga dukungan nyata terhadap program nasional swasembada pangan.

Ia menyebut, meskipun lahan panen hari itu baru satu hektare, potensi panen di lokasi lain masih terbuka sangat luas.

“Ini baru satu hektare di Warungkiara. Masih banyak titik lain di Sukabumi yang siap panen jagung,” ujar Bupati.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menilai bahwa panen raya ini adalah momentum penting untuk mendorong kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Distan Sri Hastuty Harahap, menyebut bahwa pihaknya akan terus memperkuat pendampingan teknis, penyediaan benih unggul, dan akses pasar bagi petani jagung.

“Dukungan dari pemerintah pusat sangat positif. Namun keberlanjutan swasembada pangan bergantung pada sinergi di tingkat daerah. Distan siap mengawal itu,” ujar Sri Hastuty Harahap.

Dengan sinergi antara Distan, Forkopimda, dan unsur masyarakat tani, Kabupaten Sukabumi optimistis bisa berkontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan nasional. Distan pun berkomitmen menjadikan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan yang dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru