DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi masih menghadapi tantangan serius dalam menjaga pelayanan pengangkutan sampah.

Dari 54 armada yang tersedia, sekitar delapan unit mengalami kerusakan berat, sementara kebutuhan ideal untuk menjangkau seluruh wilayah diperkirakan mencapai 250 truk.

Kondisi tersebut membuat DLH harus mengoptimalkan kendaraan yang masih beroperasi agar rutinitas pengangkutan sampah kepada masyarakat tetap berjalan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Endang Suherman, menegaskan keterbatasan armada tidak boleh menjadi alasan terhentinya pelayanan persampahan. Menurutnya, pengangkutan sampah merupakan pelayanan langsung yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Pengangkutan sampah merupakan pelayanan langsung kepada masyarakat. Dengan kemampuan armada yang ada, kami tetap berkomitmen menjaga rutinitas pengangkutan dan mengoptimalkan pelayanan di lapangan,” ujar Endang, yang juga menjabat definitif sebagai Sekretaris DLH.

Ia menjelaskan, sebagian kendaraan pengangkut sampah telah berusia lebih dari 10 tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena armada harus tetap dirawat agar kendaraan yang masih layak dapat terus digunakan.

“Kondisi itu menjadi tantangan serius karena sebagian kendaraan juga telah berusia lebih dari 10 tahun. Tapi kami tetap melakukan perawatan rutin agar armada yang masih layak dapat terus digunakan untuk mendukung pelayanan,” katanya.

Tantangan tersebut semakin besar karena Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah pelayanan yang luas. Jarak antarlokasi pengangkutan membuat kebutuhan kendaraan, waktu tempuh, serta biaya operasional menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelayanan.

Berdasarkan master plan persampahan, kebutuhan ideal armada untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi diperkirakan mencapai sekitar 250 unit truk. Angka itu jauh di atas jumlah armada yang tersedia saat ini.

Meski terdapat kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan kendaraan, Endang memastikan DLH akan terus mengupayakan pelayanan dengan mengoptimalkan armada yang masih dapat beroperasi.

“Keterbatasan armada tentu menjadi tantangan. Namun, pelayanan harus tetap berjalan. Armada yang tersedia akan kami optimalkan agar rutinitas pengangkutan kepada masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Di sisi lain, DLH juga mendorong masyarakat untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Pengelolaan sampah di rumah tangga, lingkungan, hingga tingkat desa dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah yang harus diangkut menggunakan kendaraan dinas.

Menurut Endang, penanganan sampah tidak bisa hanya bertumpu pada armada pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar beban pengangkutan dapat ditekan dan pelayanan yang tersedia dimanfaatkan secara lebih optimal.

“Di tengah keterbatasan sarana, DLH Kabupaten Sukabumi berupaya menjaga pengangkutan tetap berjalan. Namun, besarnya kebutuhan armada dibandingkan jumlah kendaraan yang tersedia juga menunjukkan pentingnya penguatan sarana persampahan untuk menjangkau wilayah pelayanan secara lebih maksimal,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara
Tak Hanya Bangun Rumah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru