Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, terhenti selama lebih dari dua pekan. Akibatnya, sekitar 1.300 penerima manfaat dari tujuh sekolah belum mendapatkan makanan bergizi melalui program tersebut.

Kondisi ini menimbulkan harapan dari pihak sekolah agar penyaluran MBG segera kembali berjalan normal. Pasalnya, program tersebut dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa sekaligus mendukung aktivitas belajar di sekolah.

Leli Hartati, salah seorang tenaga pengajar sekolah dasar di Kecamatan Nagrak, mengungkapkan bahwa para siswanya sudah lebih dari dua pekan tidak menerima MBG seperti biasanya.

“Selama dua minggu lebih dua hari murid kami tidak mendapat MBG. Anak-anak selalu menanyakan program ini. Kami berharap kendalanya cepat teratasi karena program ini sangat membantu sekaligus bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Leli saat ditemui Jurnalsukabumi.com, Selasa (20/10/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Balekambang II mengakui bahwa penyaluran MBG kepada sejumlah sekolah belum berjalan sebagaimana mestinya.

Aslap SPPG Balekambang II, Ihwan Syaripudin, menjelaskan bahwa kendala penyaluran berkaitan dengan Surat Penetapan Sementara (SPS) II dari Badan Gizi Nasional (BGN). Berdasarkan data yang menjadi acuan, sekolah yang belum tercantum dalam data sasaran pemenuhan gizi BGN belum dapat menerima distribusi MBG.

“Sekitar 1.300 penerima manfaat dari tujuh sekolah belum kami distribusikan selama dua minggu ini. Saat ini, kami sedang mengupayakan penyelesaiannya. Seluruh tim berupaya semaksimal mungkin mencari solusi terbaik agar penyaluran dapat segera kembali berjalan lancar bagi para siswa. Kami mohon doa dan kesabaran dari pihak sekolah,” kata Ihwan.

Pihak SPPG Balekambang II juga menyampaikan permohonan maaf atas terhentinya penyaluran tersebut. Mereka berkomitmen menyampaikan perkembangan terbaru kepada pihak sekolah maupun wali murid setelah ada kepastian mengenai penyelesaian kendala administrasi tersebut.

Ihwan menambahkan, apabila persoalan itu berlangsung lebih lama, pihaknya akan mengupayakan alternatif penyelesaian melalui surat pernyataan dari pihak sekolah yang nantinya ditembuskan kepada koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator wilayah (korwil).

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi agar penyaluran MBG bagi para siswa bisa kembali dilaksanakan.

“Jika memang ini berlangsung lama, kami akan berupaya mencari solusi lain, yakni membuat surat pernyataan dari pihak sekolah, kemudian ditembuskan kepada korcam dan korwil. Harapannya, MBG bisa kembali didistribusikan. Mereka juga anak bangsa yang berhak mendapatkan hak yang sama,” pungkasnya.

Terhentinya penyaluran MBG di tujuh sekolah tersebut kini menjadi perhatian pihak sekolah dan SPPG Balekambang II. Mereka berharap persoalan administrasi yang menjadi kendala dapat segera diselesaikan sehingga para siswa kembali memperoleh manfaat program MBG.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru