Disbudpora: Hari Nelayan Jadi Simbol Hidupnya Budaya Pesisir Sukabumi

Selasa, 10 Juni 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya peringatan Hari Nelayan Ujunggenteng ke-59 sebagai lebih dari sekadar pesta tahunan.

Dalam pandangan Disbudpora, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari pelestarian budaya masyarakat pesisir yang semakin relevan di tengah arus modernisasi.

Dengan mengusung tema Sagara Ngajaga Laut Kidul Ku Budaya, perayaan ini menyuguhkan ragam kesenian tradisional seperti rampak kendang, tarian daerah, hingga prosesi Larung Saji yang bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol penghormatan terhadap laut dan leluhur.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat masyarakat dalam menjaga warisan budaya.

“Ini bukan hanya hajatan nelayan, tapi juga ruang edukasi budaya bagi generasi muda. Kami ingin budaya ini tetap hidup dan berkembang, menjadi identitas kuat masyarakat pesisir,” ujarnya.

Disbudpora mendorong agar perayaan seperti Hari Nelayan menjadi platform strategis dalam membangun kecintaan terhadap budaya lokal, sekaligus sebagai sarana mempererat kohesi sosial di tengah masyarakat.

Terlebih, Ujunggenteng sebagai bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu memiliki nilai strategis untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dengan dinas lain seperti Dispar, Diskan, dan UMKM, Disbudpora berharap kegiatan budaya seperti ini mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif.

“Budaya bukan hanya warisan, tapi juga potensi ekonomi. Kita dorong agar nilai-nilai tradisional ini bisa menjadi kekuatan masa depan,” tutup Yudi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru