JURNALSUKABUMI.COM – Terletak di tengah hamparan hutan yang sejuk dan rimbun, Curug Sawer di Sukabumi tampak seperti lukisan alam yang hidup.
Airnya yang jernih jatuh dari tebing setinggi belasan meter, menghasilkan suara gemuruh yang menenangkan hati. Namun di balik keindahannya yang memesona, kawasan ini menyimpan jejak spiritual dan kisah mistis yang menjadi bagian penting dari identitas lokal.
Sebelum menjadi magnet wisata seperti sekarang, Curug Sawer dikenal sebagai tempat angker yang diselimuti aura magis. Legenda turun-temurun menyebut air terjun ini pernah menjadi lokasi ritual saweran oleh seorang tokoh sakti dari kaki Gunung Ciremai. Ritual tersebut diyakini sebagai bentuk penyucian diri dan pemberkatan untuk keturunan sang pertapa.
Dalam cerita masyarakat setempat, tokoh sakti itu bermeditasi selama bertahun-tahun di aliran Sungai Cipada. Setelah wafat, jasadnya dipercaya tidak membusuk, melainkan berubah menjadi seekor ular raksasa makhluk gaib yang hingga kini diyakini masih menjaga kawasan Curug Sawer.
Energi spiritual yang diyakini kuat di tempat ini membuat warga dahulu enggan melewati air terjun saat malam hari, karena takut mengusik ketenangan makhluk penjaga.
Kini, suasana angker di Curug Sawer perlahan berubah menjadi riuh oleh wisatawan yang datang untuk berfoto, berkemah, atau sekadar menikmati udara segar. Namun cerita-cerita mistis itu tak serta-merta hilang. Beberapa pengunjung mengaku masih merasakan hawa dingin yang tidak biasa, atau mengalami pengalaman spiritual yang tak bisa dijelaskan secara logis.
Di sinilah letak potensi unik Curug Sawer: bukan sekadar destinasi alam, tapi juga warisan budaya lisan yang hidup. Cerita mistis yang menyelimuti kawasan ini bisa menjadi bagian dari narasi wisata budaya yang mengundang minat wisatawan yang mencari pengalaman lebih dari sekadar pemandangan.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi memiliki peluang besar untuk mengembangkan Curug Sawer sebagai destinasi wisata alam berbasis budaya dan spiritual. Beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan antara lain:
- Mendokumentasikan dan mengemas kisah-kisah lokal dalam bentuk media interaktif, seperti QR code cerita atau audio tour.
- Mengadakan festival budaya tahunan yang mengangkat kisah dan legenda Curug Sawer.
- Melibatkan masyarakat lokal sebagai pemandu wisata budaya yang membagikan kisah secara naratif kepada pengunjung.
- Mengembangkan paket wisata tematik, seperti Wisata Mistis Sukabumi atau Jejak Spiritual di Alam.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












