Aksi Demo Guru Honorer Memanas, Anggota DPRD Meradang Disebut Pengkhianat Rakyat

Kamis, 30 Januari 2025 - 16:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aksi demonstrasi ribuan guru honorer di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi pada Kamis (30/1/2025) memanas ketika seorang anggota DPRD disebut kesal dengan julukan Dewan Pengkhianat Rakyat yang disuarakan massa.

Koordinator Aksi, Deril Sukma, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat gestur tidak menyenangkan dari salah satu anggota DPRD yang menunjuk-nunjuk di tengah menyampaikan aspirasinya.

“Saat saya menyampaikan pendapat, ada oknum anggota DPRD yang menunjuk saya sambil berkata, Hati-hati dengan ucapannya. Padahal, sebagai warga negara, kami punya hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar Deril.

Namun, ia menyebut bahwa anggota DPRD tersebut, yang diketahui bernama Faisal Akbar Awaludin dari Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, telah meminta maaf atas insiden tersebut.

“Dia sudah meminta maaf, tapi jika ada kejadian serupa, kami tidak segan untuk melapor,” tegas Deril.

Merespons insiden tersebut, Faisal Akbar menyatakan bahwa dirinya merasa terganggu dengan sebutan Dewan Pengkhianat Rakyat yang diteriakkan oleh massa aksi.

“Saya merasa tergugah dalam hati, saya sebagai keluarga besar DPRD Kabupaten Sukabumi dikatakan DPR Dewan Penghianat Rakyat. Saya tidak enak, karena saya sebagai anggota DPRD maka saya pun merasa lembaga kami di hina,” kata Faisal.

Namun, Faisal menegaskan bahwa dirinya memahami perjuangan para guru honorer. Ia bahkan menceritakan pengalamannya sebagai guru honorer pada 2010-2013.

“Endingnya sudah minta maaf. Apalagi saya notabenenya dulu sama guru. Saya merasakan jadi guru honorer. Misalnya 2.500 lagi yang belum diangkat bisa jadi PPPK saya sangat senang sekali,” terangnya.

Faisal mengungkapkan bahwa dirinya mendukung penuh perjuangan para guru honorer agar mendapat kejelasan status dan prioritas pengangkatan.

“Kalau misal disini bisa di akomodir yang 2500nya, saya alhamdulillah sekali. keluarga saya pun adik – adik saya ikut keangkat dong semuanya begitu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu
Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu
700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi
Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara
Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi
September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 23:28 WIB

Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi

Berita Terbaru